Liputan Event

Dari 64 ke 339 Perusahaan: Kisah Sukses UKM Malaysia di MIHAS 2026

Kalau ada satu angka dari hasil akhir MIHAS 2026 yang paling layak dirayakan oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Malaysia, itu adalah ini: partisipasi UKM di MIHAS Exhibition melonjak dari 64 perusahaan pada 2021 menjadi 339 perusahaan pada 2026 — peningkatan 429,7 persen dalam enam edisi terakhir. Pertumbuhan ini bukan cuma soal jumlah peserta, tapi juga soal hasil nyata yang mereka bawa pulang.

Berdasarkan rilis resmi MATRADE yang dirilis pasca-penyelenggaraan, UKM Malaysia berhasil membukukan RM620 juta penjualan di MIHAS Exhibition 2026 — naik sekitar RM63 juta atau 11,3 persen dibanding RM557 juta yang dicatat tahun 2025. Angka ini jadi bukti konkret bahwa MIHAS bukan cuma etalase buat perusahaan besar, tapi juga panggung nyata yang menghasilkan transaksi riil buat pelaku usaha skala kecil dan menengah.

CEO MATRADE, Dato' Indera Abu Bakar Yusof, menegaskan bahwa pertumbuhan penjualan MIHAS secara keseluruhan juga sejalan dengan peluang yang makin besar buat UKM Malaysia. "MIHAS 2026 menunjukkan bahwa platform ini nggak cuma tumbuh dari sisi penjualan, tapi juga menciptakan peluang yang lebih besar buat bisnis Malaysia, khususnya Usaha Kecil dan Menengah, untuk mengakses pasar internasional," ujarnya. Ia menambahkan bahwa MATRADE tetap berkomitmen memperkuat UKM dan Mid-Tier Companies (MTC) untuk berekspansi ke pasar global, terutama pasar baru dan non-tradisional.

Salah satu faktor yang mendukung kesuksesan UKM tahun ini adalah integrasi teknologi Agentic AI di MIHAS 2026. Lewat teknologi ini, lebih dari 22.000 pertemuan bisnis berbasis AI berhasil difasilitasi sepanjang acara — membantu perusahaan Malaysia, termasuk UKM, mengidentifikasi calon buyer, membangun hubungan bisnis yang bermakna, dan mengejar peluang ekspor baru bahkan di luar lantai pameran. Dari jumlah tersebut, 324 pertemuan yang difasilitasi AI tercatat menghasilkan RM28 juta penjualan — angka yang menunjukkan teknologi ini bukan sekadar gimmick, tapi benar-benar berkontribusi pada hasil bisnis nyata.

Yang menarik, dukungan ini nggak berhenti begitu MIHAS 2026 usai. Lewat MADANI Digital Trade Platform (MDTP), MATRADE menyediakan konektivitas berkelanjutan antara eksportir Malaysia dan buyer global — artinya, UKM yang belum sempat menyelesaikan negosiasi selama empat hari pameran masih punya ruang buat melanjutkan pembicaraan bisnis setelahnya. Platform AI ini sendiri dipastikan akan terus beroperasi sampai 2027, memberi UKM jendela waktu yang jauh lebih panjang buat memanfaatkan koneksi yang terbentuk di MIHAS.

Pertumbuhan UKM ini juga perlu dilihat dalam konteks ambisi ekspor halal Malaysia yang lebih besar. Ekspor halal Malaysia tercatat mencapai RM68,52 miliar pada 2025, naik 10,9 persen dari RM61,79 miliar di 2024. Di bawah RMK13 (Rancangan Malaysia ke-13), pemerintah menetapkan target RM80 miliar nilai ekspor halal — target yang menegaskan betapa pentingnya peran UKM dalam mencapai angka tersebut, mengingat mereka adalah tulang punggung ekonomi yang jumlahnya jauh lebih banyak dibanding perusahaan besar.

Bagi UKM Indonesia yang mempertimbangkan ikut serta di MIHAS edisi mendatang, angka-angka ini bisa jadi bahan pertimbangan konkret: pameran ini terbukti bukan cuma soal eksposur merek, tapi benar-benar menghasilkan penjualan nyata buat skala usaha kecil dan menengah — dengan dukungan teknologi yang terus berjalan bahkan setelah pameran berakhir. Kalau tren pertumbuhan 429,7 persen dalam enam edisi ini berlanjut, bukan tidak mungkin jumlah UKM peserta MIHAS akan terus bertambah signifikan di tahun-tahun mendatang, membuka lebih banyak lagi peluang kolaborasi lintas negara.


Moslem Journey akan terus mengikuti perkembangan UKM halal di kawasan, termasuk peluang partisipasi di pameran-pameran internasional seperti MIHAS. Ikuti terus liputan lengkapnya.

Ilham Pradipta

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Garuda Indonesia Umrah Festival 2025
Liputan Event

GANDENG BANK MANDIRI, GARUDA INDONESIA GELAR GARUDA INDONESIA UMRAH FESTIVAL 2025 DI 16 KOTA BESAR INDONESIA

Jakarta, 22 Agustus 2025 – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia akan kembali menggelar umrah travel fair yang bertajuk Garuda Indonesia
Garuda Umroh Travel Fair
Liputan Event

GARUDA INDONESIA UMRAH FESTIVAL RESMI DIGELAR,PROYEKSIKAN PENJUALAN 49 RIBU KURSI PENERBANGAN

Jakarta, 29 Agustus 2025 – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia resmi menggelar Garuda Indonesia Umrah Festival 2025 yang didukung oleh