ArtikelLifestylePilihanTips

Yuk Kurangi Sampah Makananmu Dengan Ini!

Moslemjourney.com— Menurut Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Jakarta di tahun 2011, dalam sehari masyarakat DKI Jakarta menghasilkan 7.500 ton sampah. Yang disayangkan, sebanyak lebih 54 persen dari 7.500 ton sampah itu adalah sampah makanan. Padahal, masih banyak orang – orang diluar sana yang masih kekurangan makanan. Lantas apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi sampah plastik? Berikut adalah ulasannya.

 

  1. Jadikan Kompos

Biasakan untuk makan sesuai kapasitas perut ya, Sobat Mojou. Nah, jika masih juga menyisakan banyak makanan, kita bisa membuat makanan itu menjadi kompos lho! Caranya cukup menyediakan wadah kompos beserta tutupnya. Lubangi tutupnya sekitar 5 sampai 7 titik supaya kompos tidak mengenai air hujan dan sinar matahari secara langsung. Taruh sisa makanan kemudian campur dengan pupuk kandang (serbuk gergaji) dan ragi kompos. Setelah itu tutup wadah dengan karung dan plastik. Biasanya kompos yang sudah jadi akan berupa butir – butir halus dan berwarna hitam kecoklatan.

 

  1. Donasikan makanan

Selain menyediakan makanan halal, supermarket terkenal di Australia Woolworths juga mendonasikan kelebihan makanan di tokonya setiap tahun kepada 1000 organisasi sosial disana. Tentunya makanan yang di donasikan adalah makanan – makanan yang masih layak untuk dikonsumsi ya, Sobat Mojou!

 

Baca Juga : Isi Ulang Air Sambil Travelling? Bisa Dong!

 

  1. Ban Organik

Sebanyak 30 persen bahan ban adalah karbon hitam. Sayangnya, bahan itu adalah bahan yang tidak dapat didaur ulang alias dapat habis sewaktu-waktu. Masalah ini akhirnya didalami oleh para peneliti dari Ohio State University yang dipimpin oleh Katrina Cornish dan menghasilkan sebuah solusi yang menarik. Mereka membuat ban dengan bahan dasar kulit telur dan tomat! Menurutnya, partikel pada kulit telur memiliki pori yang cukup besar serta memungkinkan untuk dapat saling mengisi rongga dengan partikel karet. Sedangkan partikel pada kulit tomat memiliki kegunaan untuk menjaga karet tetap stabil pada suhu tinggi dan juga mengandung serat yang tinggi. Semoga solusi ini bisa diterapkan di Indonesia juga ya!

 

  1. Memanfaatkan Makanan Sisa

https://cookpad.com/id/resep/5939134-intip-kerak-nasi-nasi-kemaren

Makanan sisa bukan berarti makanan tidak layak konsumsi. Makanan itu sebenarnya masih bisa dimakan, hanya saja sebagian orang menganggap jika tampilannya tak baik maka rasanya juga demikian. Contoh, ketika sedang memasak nasi. Sisa – sisa di pinggirnya adalah rice crust atau biasa disebut kerak nasi. Makanan ini sebenarnya masih bisa di konsumsi kok. Caranya ketika sisa-sisa nasi itu masih hangat, sisa nasi atau disebut kerak nasi itu akan dikeringkan dan digoreng. Kita juga bisa menambahkan kelapa parut saat sedang menggorengnya. (ans)

 

Baca Juga : 4 Kota Ini Berubah Demi Menyelamatkan Bumi

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Comment here