JournalLifestyle

Tips Berpuasa Ramadan Tanpa Harus Menghilangkan Produktivitas Hidup

Produktivitas Hidup

Moslem Journey – Berpuasa di bulan Ramadan bukan berarti menghilangkan produktivitas hidup untuk menghasilkan sesuatu yang berguna. Dengan produktivitas yang kalian jalani saat berpuasa, kalian juga dapat menjaga kondisi fisik dan mental tetap sehat di tengah keterbatasan energi.

Sebab biasanya saat kalian tidak produktif saat dan kehilangan energi saat berpuasa, segala sesuatu yang telah direncanakan akan berantakan dan tidak menghasilkan apa-apa. Belum lagi kesempatan untuk beribadah lainnya untuk mendapatkan pahala lebih dari bulan sebelumnya karena bulan Ramadan.

Untuk dapat berpuasa Ramadan dengan khidmat dan tanpa harus menghilangkan produktivitas hidup, berikut ini Moslem Journey memiliki beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Siapkan Dan Evaluasi Diri

Melakukan persiapan dan evaluasi diri merupakan hal penting yang perlu dilakukan untuk pertama kali untuk tetap produktif saat berpuasa. Sebab tanpa menyiapkan diri dan melakukan evaluasi dari hari-hari sebelumnya, produktivitas yang ingin kita lakukan belum sempurna dan kesalahan sebelumnya dapat dilakukan kembali.

Hal yang perlu dilakukan dalam mempersiapkan diri dan evaluasi diri yang perlu dilakukan, diantaranya seperti makan sahur dan berbuka dengan makanan/minuman bergizi serta berenergi supaya kegiatan yang kalian lakukan tidak terganggu.

Baca buku atau bertanya pada orang berpengalaman sesuai aktivitas yang ingin kalian dilakukan sebelum melakukan melakukan aktivitas yang produktif saat berpuasa Ramadan. Jangan lupa untuk mengevaluasi kesalahan dan aktivitas yang dilakukan sebelumnya supaya produktivitas hidup hari ini berjalan dengan baik

2. Buat Catatan Dan Perencanaan Harian Atau Bulanan

Buatlah beberapa catatan dan perencanaan/daftar tujuan yang ingin dicapai dalam beberapa hari atau minggu ke depan selama berpuasa di bulan Ramadan. Hal ini dilakukan supaya tidak ada kegiatan yang terlewatkan serta dapat mempermudah kalian mencapai tujuan/produktivitas hidup saat berpuasa.

Buatlah daftar kegiatan berskala prioritas dengan ibadah serta kegiatan baik harian yang ingin dilakukan selama bulan Ramadan sesuai dengan berkesepakat diri sendiri. Seperti khatam Alquran 10 juz dalam 10 hari, bersedekah setiap hari, dan melakukan hal-hal baik lainnya.

3. Membuat Strategi Produktif Yang Efektif

Setelah melakukan persiapan, evaluasi, serta membuat catatan dan perencanaan produktivitas saat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan kalian perlu strategi khusus dalam pelaksanaannya. Berikut ini strategis khusus yang mungkin bisa dilakukan untuk tetap produktif.

  1. Menjalankan semua kegiatan perencanaan produktivitas yang dimulai dari kegiatan berskala prioritas utama/penting dahulu.
  2. Mencari dan menemukan seorang teman atau kerabat dekat yang dapat mendukung serta membantu tujuan kalian dalam mencapai produktivitas hidup, seperti suami/istri, anak, adik/kakak serta sahabat.
  3. Membuat target yang bersifat nyata/wajar disesuaikan dengan kemampuan dari perencanaan yang kalian buat.
  4. Buatlah segala aktivitas yang dilakukan lebih menyenangkan dan membuat kalian bahagia.

Selain itu, saat kalian melakukan aktivitas prioritas utama atau hal penting pertama kali akan lebih baik memanfaatkan waktu setelah sahur. Sebab pada waktu setelah sahur atau pagi hari, tubuh masih penuh dengan energi. Jangan lupa untuk istirahat saat siang hari minimal 15-30 menit karena mampu meningkatkan kerja otak.

4. Menggunakan Alat Dan Metode Produktif

Alat yang dimaksud di sini ialah alat yang digunakan untuk menyusun To do list manual atau digital yang banyak digunakan oleh orang-orang di internet. Dengan menggunakan To do list yang dibuat secara harian atau sebulan membuat kalian akan selalu ingat dengan produktivitas yang ingin kalian lakukan saat Ramadan.

Setelah menggunakan alat, jangan lupa untuk melakukan Metode Produktif 3M (Menyisihkan, Menciptakan dan Mengelola) yang dapat digunakan untuk melaksanakan produktivitas saat berpuasa di bulan Ramadan, sebagai berikut.

  1. Menyisihkan kebiasaan hal-hal yang tidak penting dilakukan saat bulan Ramadan, seperti terlalu lama menggunakan internet atau menonton film dan bermain handphone dan berbagai hal negatif lainnya.
  2. Menciptakan nilai tambah kebiasaan baik dan positif secara rutin dengan waktu yang direncanakan. Misalnya membaca dan menghafal surat-surat Alquran setelah salat lima waktu dan berbagai hal positif lainnya.
  3. Mengelola kebiasaan dengan konsisten, penuh keyakinan, fokus, dan semangat.

Comment here