ArtikelBeritaJournalNasionalTahukah KamuTipsTransportasi

Tips Aman dan Nyaman Berkendara di Tol Jakarta-Cikampek

Tol Layang Jakarta Cikampek. Foto: cnnindonesia.com

Moslemjourney.com – Sejak diresmikan dan mulai beroperasi pada Minggu (15/12), Tol Layang Jakarta – Cikampek (Japek) menjadi pilihan pengendara untuk mempercepat waktu tempuh perjalanan. Apalagi, tol ini memang dibangun sebagai upaya mengurai kemacetan.

Tol ini juga dipersiapkan untuk menyambut libur Natal dan tahun baru. Diprediksi, ketika liburan nanti tol layang sepanjang 36 kilometer ini akan dipadati oleh pengendara yang hendak ke luar kota.

Dilansir dari Tempo.co pada Rabu (18/12), ada beberapa tips agar para pengendara bisa nyaman dan aman saat melewati tol layang tersebut.

Seperti diungkapkan Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana. Ia mengatakan Tol Layang Japek memang mempunyai handicap bumpy di banyak titik, sambungan dan cross wind atau angin kencang dari samping. Jadi, bagi pengendara yang melintas disarankan untuk tidak ngebut.

Namun, selagi para pengendara memacu kendaraan di sepanjang tol ini dalam kecepatan yang sesuai batas maka akan aman-aman saja. Tapi ketika terjadi crosswind lebih baik pengendara mengurangi kecepatan dengan mengangkat kaki dari gas pedal. Sehingga mobil lebih mudah terkontrol. “Saya kira dengan kecepatan 60-80 kilometer per jam masih aman,” ujarnya Selasa (17/12).

Selain itu karena Tol Layang Japek ini bisa dibilang panjang, Sony menyarankan agar pengendara mengecek kendaraan dengan baik agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan mengingat di atas tol masih belum terdapat rest area dan juga pom bensin. “Siapkan kendaraan secara detail dan lengkapi kekurangan agar terhindar dari kerusakan,” kata Sony.

Sony juga memberikan tips berkendara agar perjalanan selama musim liburan Natal dan Tahun Baru lebih menyenangkan. Menurutnya, agar perjalanan menyenangkan atur jadwal dan rute perjalanan secara cermat dan terhindar dari kemacetan. “Upayakan melewati objek-objek wisata, kuliner, dan rest area agar perjalanan tidak membosankan,” tuturnya.

Terakhir, untuk menghindari stres dan menimbulkan konflik selama perjalanan, sebaiknya pengendara mengatur jadwal istirahat. Sony menambahkan sebaiknya istirahat dilakukan secara berkala maksimal 3-4 jam pada sekali singgah. “Komitmen untuk tidak membawa masalah kerjaan di perjalanan agar pikiran fresh,” pungkasnya.

Comments (1)

  1. Cialis Quoi Sert cialis for sale Zithromax Recommended Dosage Cialis Discount Provera Order Now Australia

Comment here