JournalLifestyle

Tetap Berpuasa Ramadan Yang Aman Di Tengah Penyebaran Virus Corona, Menurut WHO

Tetap Berpuasa Ramadan

Moslem Journey – Tetap berpuasa Ramadan yang aman di tengah penyebaran virus corona menjadi pengalaman yang berbeda dari puasa Ramadan sebelumnya. Karena selain melawan hawa nafsu serta tetap melaksanakan ibadah, kita juga perlu melawan penyebaran virus corona ke dalam tubuh dan orang lain.

Banyak situasi yang berubah serta berbeda dari puasa sebelum-sebelumnya, diantaranya seperti melaksanakan segala ibadah di rumah, bekerja di rumah, selalu cuci tangan sebelum/sesudah beraktivitas, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Hal tersebut dilakukan supaya kita terhindari dari kerumunan orang atau orang yang terpapar dengan virus corona baik itu memiliki gejala atau tidak. Maka dari itu, World Health Organization (WHO) memberikan panduan untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadan ini tetap aman dan bisa dilaksanakan hingga selesai.

Berikut ini adalah cara tetap berpuasa Ramadan aman di tengah-tengah penyebaran virus corona, menurut panduan dan rekomendasi WHO. Namun, sebelum melakukan puasa akan lebih baik kita cek kesehatan ke rumah sakit dan apabila mengalami kurang sehat untuk berpuasa disarankan untuk berkonsultasi pada dokter.

1. Melakukan Aktivitas Fisik

WHO beserta Pemerintah Indonesia telah mengimbau untuk tidak keluar rumah dan tetap beraktivitas di dalam rumah selama penyebaran virus corona. Meskipun demikian, WHO menyarankan untuk tetap melakukan aktivitas fisik ringan di dalam rumah atau memanfaatkan kelas daring/online.

Hal tersebut dilakukan supaya badan tidak kaku/pegal-pegal dan otak tetap bekerja dengan baik. Apabila terpaksa beraktivitas di keluar rumah dengan keperluan yang mendesak diwajibkan untuk menjaga jarak aman dengan orang lain. Selain itu, jangan lupa untuk menjaga kebersihan tangan guna mencegah penyebaran virus corona.

2. Konsumsi Makanan/Minuman Sehat Dan Bernutrisi

Saat berpuasa, tubuh akan banyak kehilangan cairan karena jarang minum air putih dan pola makan makanan sehat akan sulit di atur seperti hari biasa. Maka WHO menyarankan untuk banyak mengonsumsi cairan/air putih serta makan makanan bergizi dan bernutrisi tinggi saat berpuasa.

Sebab apabila kita kekurangan cairan pada tubuh dan kurang mengonsumsi makanan bergizi serta bernutrisi, tubuh akan menjadi mudah lemas dan tubuh menjadi kurang sehat. Sehingga, nantinya akan mudah untuk sakit atau terpapar virus khususnya virus corona.

3. Hindari Penggunaan Tembakau Atau Merokok

Menurut WHO, penggunaan tembakau atau merokok saat berpuasa akan memudahkan tubuh menerima resiko penyakit, termasuk terpapar virus corona. Karena dengan sering merokok, paru-paru atau kapasitas paru-paru untuk menghirup udara segar menjadi berkurang, sehingga akan mudah sakit dan terpapar virus

Selain itu, pencemaran  bakteri dan virus yang dapat menempel pada rokok dapat dengan mudah masuk ke tubuh. Apalagi ketika jari tangan yang tidak tau kebersihannya menyentuh batang rokok dan bagian bibir. Hal tersebut merupakan salah satu cara perpindahan virus masuk ke tubuh, sehingga dapat mengganggu sistem pernapasan.

4. Menjaga Kesehatan Mental

Berpuasa Ramadan di tahun ini menjadi ibadah yang dilaksanakan ditengah-tengah situasi yang berbeda, sebab tahun ini dibarengi dengan kasus penyebaran virus corona. Akan ada beban mental atau gangguan kesehatan mental yang lebih berat, karena berbagai aktivitas harus di dalam rumah.

Namun, hal tersebut seharusnya tidak mengganggu ibadah puasa dengan tetap berdoa dan bersedekah dengan tetap menjaga jarak aman dengan orang lain. Selain itu, untuk tetap menjaga komunikasi yang baik dengan keluarga/orang lain dapat memanfaatkan platform digital/online.

Comment here