JournalTips

Tetap Aman Berada Di Dalam Ruangan Tertutup Saat Virus Corona Berpotensi Menyebar Di Udara

berada di dalam ruangan

Moslem Journey – Tetap aman beraktivitas atau berada di dalam ruangan saat penyeberan virus corona, sepertinya sudah harus dilakukan oleh masyarakat. Sebab beberapa hari yang lalu, WHO mengakui pembuktian hasil penelitian yang menyebutkan bahwa virus corona dapat menular melalui udara (airborne).

Dalam pernyataan resminya, WHO menyebutkan sejumlah studi menunjukkan bahwa virus dapat bertahan di udara, terutama dalam ruangan tertutup. Ruangan tertutup dapat diartikan sebagai kantor, sekolahan, gedung bioskop, dan tempat-tempat yang tidak memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang baik lainnya.

Melansir media online Kompas, untuk dapat menghindari dari terpaparnya virus corona saat berada maupun beraktivitas di dalam ruangan tertutup, Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengingatkan agar ruangan tertutup mengetatkan aturan terkait batasan jumlah orang yang masuk ke dalam ruangan.

Dicky menekankan, semaksimal mungkin untuk menghidari 3R atau Ruang, Rapat, dan Ramai. Hindari segala aktivitas di dalam ruangan yang tidak memiliki tempat pertukaran udara yang baik, contoh toilet umum, sebab tidak adanya pertukaran udara segar dengan udara yang di dalam ruangan.

Selain itu, hindari juga ruangan yang akan terjadinya kerapatan seperti berada di kedaraan umum, sebaiknya hindari hal tersebut dan menjaga jarak dengan orang lain. Hindari juga ruangan tertutup yang ramai atau mengadakan keramaian.

Melakukan Adaptasi Protokol Kesehatan Saat Berada Di Dalam Ruangan

Dicky menyarakan agar penyelenggaraan transportasi umum dan sarana publik untuk melakukan evaluasi terkait sirkulasi serta tempat pertukaran udaranya. Menurut dia, dalam studi menemukan waktu untuk membuat suatu ruangan tetap aman dari potensi airbone dengan cara membiarkan aliran udara tersebut.

Menurut Dicky, ada beberapa cara pengaturan sirkulasi udara di dalam ruangan dengan cara sebagai berikut:

  • Ruangan yang memiliki 2 pintu berlawanan lokasi, maka perlu membiarkan pintu terbuka minimal 7 menit.
  • Ruangan yang memiliki 1 pintu, biarkan pintu terbuka selama 45 menit.
  • Ruangan yang memiliki 1 pintu dan kipas angin, perlu membiarkan pintu terbuka selama 21 menit. Sedangkan untuk ruangan yang memiliki pintu yang sama dan memiliki 2 kipas angin, perlu membiarkan pintu terbuka selama 12 menit.

Selain itu, Dicky juga mengingkatkan untuk selalu meggunakan masker saat berada di dalam ruangan maupun di luar ruangan kecuali di dalam rumah. Sebab, penularan virus corona dapat menular melalui droplet maupun udara yang tidak dapat diketahui asalnya.

Comment here