BiografiHistory

Syekh Omar Mukhta, Guru Ngaji Penggeger Pasukan Besar Italia

moslemjourney.com – Pernahkah Sobat Mojou membayangkan seorang guru ngaji dapat menggegerkan satu kekuatan besar di zamannya? Ternyata ada loh dalam sejarah internasional pejuang hebat seorang guru ngaji yang mampu melakukan hal tersebut. Dia adalah Omar Mukhtar yang memimpin bangsa Libya untuk mengusir Italia.

Omar Mukhtar sendiri merupakan pejuang berdarah Libya sekaligus guru ngaji berusia 70 an tahun yang berjuang melawan pemikiran fasisme penjajahan Italia selama 20 tahun (1911-1931). Dia melawan Bennito Mussolini seorang diktator fasisme yang ingin menaklukkan kawasan Afrika. Hal serupa dilakukan seperti yang dilakukan nenek moyang mereka, Kekaisaran Romawi

Namun pemikiran tersebut dibuat hancur lebur serta memukul mundur tentaranya yang dipimpin oleh jendral perang Dunia II yang cukup terkenal pada waktu itu, Jendral Rudolfo Graziani. Sehingga membuat mereka tak kuat untuk menahan malu di mata warga dunia karena mudah dikalahkan oleh pria paruh baya yang dikenal dengan lembut sahaja.

Baca juga: Ini Dia 7 Negeri Islam Terbesar dan Terpanjang Usianya

Omar Mukhtar menjadi momok menakutkan serta mengerikan bagi ratusan ribu tentara Italia. Wajahnya banyak dijadikan headline surat kabar Roma dan menjadikan Italia sebagai bahan ejekan dari berbagai bangsa karena terlalu lemahnya mereka melawan seorang guru ngaji paruh baya berusia 70 an tahun.

Sudah banyak cara dan konspirasi dilakukan untuk menjebloskan Omar Mohtar ke dalam penjara, bahkan sampai membunuhnya. Media Italia berusaha untuk merusak nama baiknya, bahkan Italia memainkan intelejen untuk menyebarkan informasi yang tidak benar kepada masyarakat Libya. Intelejen tersebut menyebarluaskan infomasi bahwa Omar Mukhtar merupakan seorang radikal.

Bukan hanya itu saja, Omar Mukhtar juga difitnah seseorang yang ingin memecah belah bangsa Libya. Setelah berhasil dari rencana tersebut, Italia datang untuk membebaskan Libya dari keganasan radikal Omar Mukhtar. Salah satu fitnah yang di sebarkan intelejen tersebut dengan cara membayar sarjana-sarjana agama yang silau oleh dunia, untuk mengeluarkan fatwa pesanan yang berbunyi, “Omar Mohtar halal dibunuh”.

Baca juga: Ragam Suku di China Ternyata Banyak Teman Muslim

Selama hidupnya Omar Mohtar telah memimpin 263 pertempuran melawan colonial Italia yang dipimpin oleh Bennito Mussolini selama 20 tahun. Tahun 1931 di usainya yang ke 73 tahun, Omar Mohtar syahid di tiang gantungan Italia. Sebelum detik terakhirnya, Omar Mohtar mentutur kan perkataan terakhir yaitu, “Kami Takkan Pernah Menyerah, Kami Akan Menang Atau Syahid Di Jalan-Nya”.

(IF)

Referensi: Instagram Gen Saladin

Comment here