BeritaNasional

Syarat Penumpang Yang Diperbolehkan Naik Bus Selama Penerapan PSBB Jakarta

Moslem Journey –  Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta beberapa hari ini mengemukakan syarat penumpang yang diperbolehkan naik moda transportasi umum, khususnya bus oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dilansir dari media online Tempo, pengoperasional bus untuk penumpang bersyarat di Terminal Pulogebang disesuaikan dengan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Penganan penyebaran virus corona Indonesia.

“Hari ini, Sabtu (9/4) di Terminal Pulogebang sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas no. 4 tahun 2020 tentang penanganan Covid-19, ada perjalanan ke luar yang dikecualikan (bersyarat),” kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Syarat atau kriteria penumpang yang dimaksud ialah seseorang yang melakukan perjalanan yang berhubungan dengan penyelenggaraan pelayanan penyebaran virus corona, baik itu untuk instansi pemerintah maupun swasta.

Untuk jelasnya, berikut ini ialah enam syarat orang/penumpang yang diperbolehkan menggunakan bus di Terminal Pulogebang sesuai surat edaran Gugus Tugas.

  1. Seseorang yang melakukan perjalanan untuk bekerja di lembaga pemerintah atau swasta yang menyelenggarakan pelayanan penyebaran virus corona.
  2. Seseorang yang bekerja untuk melakukan pelayanan ketahanan dan pertahanan, serta ketertiban umum.
  3. Seseorang yang bekerja untuk pelayanan kesehatan.
  4. Seseorang yang bekerja untuk pelayanan kebutuhan dasar pokok harian masyarakat.
  5. Seseorang yang bekerja untuk pelayanan fungsi ekonomi penting dalam negeri atau daerah.
  6. Seseorang pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau keluarga yang sedang sakit keras atau meninggal dunia.

Selain itu, pemulangan pekerja, pelajar, atau warga Indonesia yang berada di luar negeri serta pemulangan orang dengan alasan khusus ke daerah asal juga diperbolehkan untuk menggunakan transportasi umum.

Syafrin memaparkan, dalam rangka memenuhi tuntutan tersbut Kemenhub membuka layanan transportasi buat masyarakat yang memiliki kepentingan sesuai dengan perjalanan yang disyaratkan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Untuk DKI Jakarta, terminal yang dibuka hanya Terminal Pulogebang, sedangkan untuk terminal lainnya tidak dilakukan layanan antar kota atau antar provinsi (AKAP),” kata Syafrin.

Menurut Syafrin, masyarakat yang akan masuk dalam persyaratan pengecualian tersebut akan melalui seleksi ketat hingga masuk ke area terminal. Seperti contoh yang dilakukan PO Bus Sinar Jaya ke Surabaya, hanya membawa satu penumpang.

“Sampai hari ini, Sabtu (9/4) keberangkatan PO Bus Sinar Jaya ke Surabaya hanya membawa penumpang sebanyak satu penumpang yang merupakan penumpang dari Korea lanjutan ke Surabaya,” kata Syafrin.

Comment here