BeritaNasional

Suhu Panas Ekstrim Akan Melanda Indonesia Satu Minggu Ke Depan

moslemjourney.com – Untuk beberapa hari ke depan, tampaknya masyarakat Indonesia perlu berhati-hati dengan suhu panas ekstrim yang terjadi di Indonesia. Karena Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi di sekitar wilayah Indonesia akan mengalami panas selama satu minggu ini.

Mulyono R. Prabowo selaku Deputi Bidang Meteorologi BMKG menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan cara meminum air putih yang banyak dan menggunakan pakaian yang panjang, supaya menjaga kulit dari sinar matahari.

BMKG mengimbau masyarakat yang terdampak suhu udara panas ini untuk minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi, mengenakan pakaian yang melindungi kulit dari sinar matahari jika beraktivitas di luar ruangan,” kata Mulyono yang dikutip dari Tempo.co.

Mulyono menambahkan, di beberapa wilayah Indonesia yang sering mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat dihimbau untuk berhati-hati karena panas ekstrim ini dapat berpotensi terjadi kebakaran karhutla.

Baca juga: Mengenal Musim Yang Ada Di Indonesia

“Masyarakat perlu mewaspadai aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki potensi tinggi karhutla,” kata Mulyono Tempo.co.

Terjadinya panas tersebut, karena posisi semu matahari sedang berada di dekat jalur khatulistiwa. Selain itu, posisi semu matahari tersebut masih berlanjut ke selatan dan kondisi atmosfir masih cukup kering sehingga membuat potensi awan yang dapat menghalangi sinar matahari sangat kecil tumbuhnya.

Dengan demikian, beberapa wilayah di Indonesia di beberapa hari terakhir suhu udara pada siang hari terasa cukup panas. Menurut data beberapa stasiun pengamatan BMKG mencatat suhu udara maksimum tertinggi dapat mencapai hingga 37 derajat celcius sejak tanggal 19 Oktober lalu.

Bahkan di tiga stasiun pengamatan BMKG di Sulawesi pada 20 Oktober lalu, yaitu Stasiun Meteorologi Hasanuddin (Makassar) 38.8 C, diikuti Stasiun Klimatologi Maros 38.3 C, dan Stasiun Meteorologi Sangia Ni Bandera 37.8 C.

Baca juga: Hal-Hal Penting Yang Perlu Disiapkan Saat Musim Hujan

Padahal di tahun 2018 lalu, di Sulawesi tercatat suhu maksimum mencapai 37 derajat celcius. Sedangkan di stasiun-stasiun meteorology yang berada di pulau Jawa hingga Nusa Tenggara mencatat suhu udara maksimum sekitar 35-36 derajat celcius pada 19-20 Oktober lalu.

Bagi masyarakat yang ingin beraktivitas, selain banyak meminum air putih yang banyak dan menggunakan pakaian lengan panjang untuk mejaga kulit. Jangan lupa untuk menggunakan kaca mata supaya terhindari dari sinar matahari yang dapat merusak mata dan membuat pusing apabila terpapas langsung dengan sinar matahari.

(IF)

Comment here