HistoryPeradaban Islam

Sejarah Kampung Tertua Di Bali, Kampung Gelgel

moslemjourney.com— Bali adalah sebuah provinsi di Indonesia dengan penganut Agama Hindu terbanyak, sekitar 3 juta orang. Tapi tahu nggak Sobat Mojou, di Bali ternyata ada juga kampung yang ditempati oleh mayoritas Muslim. Misalnya ada Kampung Lebah yang terinspirasi dari serangga pembuat madu itu sendiri, Kampung Pegayaman yang masih mempertahankan budaya asli Bali juga kampung tertua yang akan dibahas kali ini, yakni Kampung Gelgel. 

Kenapa disebut sebagai kampung tertua? Jika melihat dari situs resminya, awal mula tempat ini menjadi kampung muslim akibat Raja Bali, Dalem Ketut Ngelesir membawa 40 orang dari Jawa setelah sebelumnya berkunjung ke Kerajaan Majapahit. Sebagian orang itu ada yang kembali Jawa, ada yang pergi ke arah Timur dan sisanya menetap di Gelgel. Kejadian itu terjadi sekitar tahun 1380 – 1460, dimana pemerintahan Raja Gelgel I sedang berjalan.

Kampung yang berada di Klungkung ini memiliki 280 kepala keluarga atau setidaknya 700 jiwa yang tinggal di desa ini. Jika Sobat Mojou datang dari Denpasar, kamu akan melewati perempatan dengan patung prajurit Kerajaan Gelgel tempo dulu. Kamu juga bisa melihat menara Masjid Nurul Huda yang terkenal di kampung ini.

Baca Juga : 4 Penginapan Muslim Friendly Di Bali

Masjid Nurul Huda sendiri adalah masjid tertua di Kampung Gelgel. Masjid yang sudah berdiri lebih dari 200 tahun ini dulunya hanya sebuah mushola kecil. Kemudian pada awal abad 18, pembangunan akhirnya dilakukan. Pada mimbarnya, terukir hiasan dedaunan dan tumbuh-tubuhan. Di ukiran mimbar juga terdapat suatu tulisan yang menyebut jika masjid ini pernah di renovasi tahun 128 H / 1863 M, tepatnya pada tanggal 7 Juli 1863. 

Kampung Gelgel juga memiliki kebiasaan yang unik, yakni Ngaming. Kebiasaan ini biasa dilakukan saat bulan Ramadhan tiba. Para warga akan datang berkumpul dengan membawa makanan mulai dari nasi, lauk pauk, kerupuk hingga minuman kemasan. Nampan atau disebut juga sagi ini akan ditutup dengan tudung khas Bali. Seluruh lapisan masyarakat mulai dari bupati, keluarga Puri atau Kerajaan Klungking hingga para kepala desa sekitar.

Gimana nih Sobat Mojou, tertarik nggak untuk datang ke Kampung Gelgel? Atau adakah yang punya pengalaman berkunjung ke kampung muslim di Bali? Coba share pengalaman kalian di kolom komentar ya! Selamat liburan! (ans)

Baca Juga : Yukk… Travelling Muslim Friendly di Pulau Bali

Comment here