BeritaNasional

Rusuh di Wamena, Sejumlah Bangunan Rusak

Moslemjourney.com РDilansir dari Tribun Wow, Kerusuhan yang di Wamena terjadi lantaran berita hoaks. Siswa marah dan melakukan aksi setelah mendengar kabar seorang guru mengeluarkan kata-kata rasis kepada siswanya. Kapolda Papua Irjen Rudolf A Rodja mengatakan alasan massa melakukan aksi anarkis di Wamena lantaran berita hoaks yang tersebar.

“Wamena minggu lalu ada isu, ada guru yang mengeluarkan kata-kata rasis sehingga sebagai bentuk solidaritas mereka melakukan aksi,” jelas Rudolf.

Berita tersebut tersebar cepat hingga massa dari masyarakat lokal tidak terima dan menyerbu ke SMA Yapis. Sebagian ruang di SMA Yapis terbakar. Massa juga melakukan pembakaran di 5 titik, yaitu SMA Yapis, SMA Santo, Kantor Bupati, Belakang Kantor DPRD, Depan bandara dengan jarak yang cukup jauh.

Kantor Bupati Jayawijaya di Jalan Yos Sudarso juga ikut dibakar massa demonstran yang bertindak anarkistis. “Dalam pantauan kami, seluruh bangunan kantor bupati Jayawijaya hangus dibakar massa,” kata John Roy Purba, kontributor Kompas.com di Wamena.

Baca juga: 5 Pesawat Komersial Tercepat di Dunia

Akibat kerusuhan, operasional bandara dihentikan dan dilakukan pengamanan seputar bandara oleh: Brimob, Yon 756, Polres, TNI AU Wamena, Kodim, Avsec.

Seluruh pesawat di Wamena telah diberangkatkan ke Sentani, 2 pesawat Cargo Trigana telah off (diberhentikan) dari Wamena. Data Sementara saat ini, pengungsi mengalami penumpukan dari masyarakat pendatang.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, setidaknya di kantor Polres Jayawijaya terdapat sekitar 3.000 pengungsi. Mereka mengungsi karena takut terjadi kerusuhan susulan.

Rudolf mengatakan pihaknya sudah mengkonfirmasi berita itu dan mendapati bahwa berita yang tersebar itu tidak benar adanya.



Comment here