Liputan Event

Diawasi Auditor Independen: Begini Ketatnya Proses Penjurian MIHAS Awards 2026

Di balik pengumuman 13 pemenang MIHAS Awards 2026 hari ini, ada proses penjurian yang ternyata dirancang cukup ketat — lengkap dengan pengawasan dari auditor eksternal independen. Buat exhibitor yang penasaran gimana sebenarnya sebuah perusahaan bisa terpilih jadi pemenang di ajang penghargaan halal terbesar ini, berikut gambaran lengkap prosesnya.

MIHAS Awards 2026 terbuka buat exhibitor Malaysia maupun internasional yang memenuhi syarat kelayakan dan berpartisipasi di MIHAS 2026. Tahap pertama yang harus dilalui peserta adalah pre-assessment — semacam saringan awal buat memastikan entri yang masuk memenuhi kriteria dasar sebelum lanjut ke tahap berikutnya. Setelah lolos pre-assessment, peserta kemudian masuk ke sesi pitching di depan panel juri independen, di mana mereka punya kesempatan buat menunjukkan langsung pencapaian bisnis, kapabilitas inovasi, inisiatif keberlanjutan, serta penggunaan teknologi digital dan solusi baru yang mereka terapkan.

Yang membuat proses ini terasa lebih kredibel dibanding penghargaan industri pada umumnya adalah keterlibatan auditor eksternal independen. MATRADE secara khusus menunjuk auditor ini buat mengawasi dan memvalidasi seluruh proses evaluasi — mulai dari tahap pre-assessment sampai keputusan akhir pemenang. Langkah ini jadi penegasan bahwa hasil penjurian nggak ditentukan secara internal tanpa pengawasan pihak ketiga, melainkan melalui proses yang diverifikasi independen.

CEO MATRADE, YBhg. Dato' Indera Abu Bakar Yusof, secara eksplisit menyinggung peran auditor eksternal ini sebagai bagian dari komitmen MATRADE terhadap kredibilitas dan transparansi. Menurutnya, validasi independen semacam ini memperkuat kepercayaan terhadap hasil akhir penjurian — penting mengingat status sosial dan komersial yang melekat pada gelar "pemenang MIHAS Awards" bagi perusahaan yang meraihnya.

Proses yang ketat ini juga sejalan dengan pergeseran kriteria penilaian MIHAS Awards tahun ini, yang kini menekankan lebih banyak aspek dibanding sekadar performa bisnis semata. Evaluasi tahun ini secara khusus mengakui perusahaan yang memanfaatkan solusi digital dan teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan, buat meningkatkan produk dan layanan, memperbaiki proses bisnis, memperkuat jangkauan pasar, dan menciptakan sumber nilai baru. Dengan kriteria yang makin kompleks seperti ini, kehadiran panel juri independen dan validasi auditor eksternal jadi makin penting — supaya penilaian terhadap faktor-faktor yang lebih sulit diukur secara kuantitatif, seperti inovasi dan keberlanjutan, tetap bisa dilakukan secara adil dan konsisten antar peserta.

Total ada 13 penghargaan yang dibagikan tahun ini di lima kategori: Product/Service Excellence Awards, Product/Service Emerging Star Award, Product/Service WiEX Award, Product/Service Innovation Sustainability and Digitalisation Award, serta WiEX Innovation Sustainability and Digitalisation Award. Dengan banyaknya kategori dan peserta yang harus dinilai, proses penjurian yang terstruktur dan diawasi ketat ini jadi krusial buat memastikan konsistensi penilaian di seluruh kategori.

Bagi exhibitor yang berencana mendaftar di edisi MIHAS Awards berikutnya, memahami proses penjurian ini penting buat mempersiapkan diri dengan tepat — bukan cuma menyiapkan data pencapaian bisnis, tapi juga narasi yang jelas soal bagaimana inovasi, keberlanjutan, dan adopsi teknologi diterapkan dalam bisnis mereka, karena faktor-faktor itulah yang kini jadi penentu utama di tahap pitching dan evaluasi. Transparansi proses semacam ini juga jadi nilai tambah tersendiri buat MIHAS Awards dibanding penghargaan industri lain yang kadang kurang terbuka soal bagaimana keputusan akhirnya diambil.

Secara lebih luas, langkah melibatkan auditor eksternal independen ini juga menjawab kritik umum yang sering dialamatkan ke ajang-ajang penghargaan industri: bahwa hasilnya terkadang dipertanyakan karena dianggap terlalu dipengaruhi hubungan bisnis antara penyelenggara dan peserta, atau kurang transparan soal kriteria sebenarnya yang dipakai juri. Dengan menghadirkan pihak ketiga yang independen untuk mengawasi seluruh proses, MIHAS Awards berusaha membangun kredibilitas yang lebih kuat — sesuatu yang penting mengingat skala MIHAS sendiri sebagai pameran dagang halal terbesar di dunia, di mana status "pemenang" bisa punya dampak nyata terhadap reputasi dan peluang bisnis exhibitor di pasar internasional, termasuk kemudahan membangun kepercayaan calon buyer baru di pameran-pameran berikutnya.


Moslem Journey akan terus mengikuti perkembangan standar penilaian industri halal global. Ikuti terus liputan lengkapnya.

Ilham Pradipta

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Garuda Indonesia Umrah Festival 2025
Liputan Event

GANDENG BANK MANDIRI, GARUDA INDONESIA GELAR GARUDA INDONESIA UMRAH FESTIVAL 2025 DI 16 KOTA BESAR INDONESIA

Jakarta, 22 Agustus 2025 – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia akan kembali menggelar umrah travel fair yang bertajuk Garuda Indonesia
Garuda Umroh Travel Fair
Liputan Event

GARUDA INDONESIA UMRAH FESTIVAL RESMI DIGELAR,PROYEKSIKAN PENJUALAN 49 RIBU KURSI PENERBANGAN

Jakarta, 29 Agustus 2025 – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia resmi menggelar Garuda Indonesia Umrah Festival 2025 yang didukung oleh