ArtikelBeritaBerita UtamaNasionalTransportasi

Polisi Tak Temukan Kendala Di Hari Pertama Tol Japek Beroperasi

Sumber foto: kompas.com

Moslemjourney.com – Sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Tol Layang Jakarta-Cikampek kini telah resmi beroperasi mulai Minggu (15/12) pagi. Dari hasil pemantauan Polda Metro Jaya di lapangan, hingga kini belum ditemukan adanya kendala yang bearti di tol tersebut.

“Saya belum menerima informasi perihal kendala di lapangan setelah diresmikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus seperti dimuat Kumparan.com pada Senin (16/12).

Tol Layang Japek menerapkan aturan mengenai batas kecepatan di tol yang tidak boleh melebihi 80 km/jam. Peraturan tersebut tercantum dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Peraturan tersebut diterapkan guna keselamatan para pengendara.

Atas peraturan tersebut, Yusri mengungkapkan sangat setuju. Ia pun berharap agar para pengendara mematuhi aturan yang berlaku. “Enggak boleh melebihi batas kecepatan, ya, dengan dibukanya jalan layang ini minimal mengurangi kemacetan, semua harus tertib lalu lintas,” ucap Yusri.

Selain itu Yusri menambahkan, untuk mengantisipasi jika ada mobil yang mogok di tengah jalan Tol Layang Japek, para anggota Polda Metro Jaya khususnya dari Ditlantas Polda Metro Jaya telah dipersiapkan untuk berjaga selama 24 jam di sepanjang tol.

“Kita sudah antisipasi untuk mengalihkan kendaraan yang mau naik ke atas. Ada petugas dari kepolisian dan dari dinas perhubungan dan jasa marga,” kata Yusri.

Yusri menghimbau kepada para pengendara mobil yang akan melalui Tol Layang Japek untuk memeriksa seluruh kelengkapan kendaraan, tak terkecuali bahan bakar. Sebab, rest area dan pom bensin belum tersedia di sepanjang tol tersebut.

“Semua kendaraan yang masuk harus cek kendaraan, para pengemudi sebelum masuk ke sana agar benar-benar mengecek. Dan yang terpenting, tol ini hanya dikhususkan untuk kendaraan kecil saja,” pungkasnya.

Tol Layang sepanjang 73 km ini disebut sebagai tol layang terpanjang di Indonesia. Dengan dibangunnya tol layang ini diharapkan mampu memecah kemacetan jalur Jakarta-Cikampek hingga 30%. Lebih lanjut, tol layang tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil saja. Bagi kendaraan besar seperti truk disarankan untuk tetap melalui jalur bawah.

Comments (1)

Comment here