ArtikelBeritaJournalNasionalPilihanTransportasi

Pesawat Garuda Nyaris Bertabrakan di Bandara Soekarno-Hatta

foto : ilustrasi pesawat terbang

Moslemjourney.com – Sebuah insiden terjadi di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (12/12). Pesawat Garuda Indonesia yang baru tiba dari Ternate dan pesawat Garuda yang akan take off nyaris bertabrakan di kawasan taxiway.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Otoritas Bandara Soekarno Hatta Herson. Ia mengatakan, insiden tersebut terjadi pada siang hari. “Kejadiannya kemarin jam 11.26,” katanya seperti dilaporkan Kompas.com pada Jumat (13/12).

Herson menceritakan, insiden bermula saat pesawat dengan nomor penerbangan GA-649 dari Ternate akan landing serta menerima instruksi dari menara ACT untuk masuk ke jalur NC3. Sayang, pilot tidak mendengar instruksi tersebut dan malah masuk ke jalur NP2.

Di saat yang bersamaan, pesawat dengan nomor GA-264 yang akan menjalani rute Cengkareng – Banyuwangi akan segera take off  dan sudah berada di jalur NP2 sehingga membuat keduanya berada dalam kondisi saling berhadapan.

Herson mengatakan, agar take off berjalan lancar, akhirnya pesawat dikeluarkan dari jalur NP2 dengan cara diseret. Ia pun masih belum mengetahui penyebab sebenarnya dari kejadian tersebut. “Sebagai tindak lanjut, sedang dilakukan investigasi atas kejadian ini,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasi Garuda Indonesia Capt. Tumbal M. Hutapea mengakui insiden pesawat Garuda Indonesia itu. Menurutnya, kejadian tersebut disebabkan oleh penerimaan komunikasi yang kurang jelas oleh pilot.

Namun, kurang jelasnya komunikasi tersebut bukan tanpa alasan. Saat pesawat mendarat, cuaca di kawasan Bandara Internasional Soekarno – Hatta terbilang buruk. “Perlu kiranya kami sampaikan, pesawat sedang berjalan dengan kecepatan rendah di taxiway. Pesawat tersebut juga telah ditarik mundur menggunakan pushback car,” jelasnya Jumat (13/12).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti pun memberi tanggapan atas insiden tersebut. menurutnya, kejadian tersebut akan ditindaklanjuti dengan memanggil pilot dan petugas ATC yang bersangkutan.

“Yang terjadi adalah dua pesawat berada di taxiway yang sama pada arah yang berlawanan. Dengan mengacu kepada CASR 830, maka ini hanya masuk,” tuturnya seperti dimuat Tirto.id pada Jumat (13/12).

Terdapat sekitar 157 orang dan 7 orang awak kabin yang berada di dalam pesawat selamat dan keluar dari pesawat secara normal. Garuda Indonesia sendiri tidak memberikan penjelasan mengenai kondisi pilot saat kesalahan komunikasi terjadi.

Comment here