ArtikelPilihan

Perlunya Vaksin Meningitis Sebelum Bepergian

Moslem Journey – Jika anda akan pergi ke luar negeri terutama untuk pergi haji dan umroh. Pastikan anda disuntik vaksin meningitis sebelum berangkat. Petugas kesehatan akan menjelaskan apa fungsi dan manfaat pemberian vaksin tersebut, sehingga anda akan paham.

Perlu diketahui pada saat berada di Makkah, jutaan orang berkumpul dari berbagai negara tempat endemic meningitis. Jika tidak melakukan pemberian vaksin, maka tingkat tertular penyakit meningitis sangatlah besar. Tentu anda tidak ingin tertular penyakit tersebut.

Apa Itu Meningitis?

Meningitis atau biasa disebut radang selaput otak merupakan penyakit yang menyerang otak dan sum-sum tulang belakang disebabkan oleh virus, bakteri atau mikroorganisme lain dan beberapa disebabkan oleh obat-obatan tertentu. Radang pada membran menyelubungi otak dan sum-sum tulang belakang secara kesatuan disebut meningen. Meningitis dapat menyebabkan kematian sehingga kondisi ini dapat dikatakan darurat medis.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Unik di Berbagai Negara. Keren!

Mengapa Meningitis Berbahaya?

Otak dan sum-sum tulang belakang merupakan bagian vital yang berfungsi penting untuk menunjang kehidupan seseorang. Gejala yang dirasakan penderita radang adalah sakit kepala, kaku pada leher, disertai demam, kebingungan atau perubahan kesadaran, kepekaan terhadap cahaya (fotofobia) atau suara keras (fonofobia). Jika terjadi pada anak-anak, gejalanya nonspesifik, seperti lekas marah dan mengantuk. Adanya ruam merah termasuk menjadi gejala adanya meningitis disebabkan bakteri meningokokus. Jika demikian, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mengecek di laboratorium.

Untuk mencegah penyakit meningitis, maka seseorang yang hendak pergi bepergian ke suatu tempat yang terdapat banyak orang. Maka seseorang itu wajib untuk suntik vaksin meningitis. Vaksin meningitis atau vaksin meningokokus menjadi vaksin wajib yang harus disuntikkan saat kamu akan pergi keluar negeri. Vaksin ini juga menjadi syarat ketika hendak pergi haji atau umrah.  Hal itu sudah menjadi ketentuan Kementrian Kesehatan Arab Saudi. Jika tidak memiliki bukti telah disuntik vaksin meningitis, maka tidak akan mendapatkan VISA haji.

Bagaimana dengan Ibu Hamil?

Vaksin meningitis tidak boleh sembarangan diberikan kepada ibu hamil. Pakar alergi imunologi Klinik dari Departemen ilmu penyakit dalam fakultass kedoteran Universitas Indonesia – RSCM Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD., KAI, FINASIM, Iris mengatakan bahwa ibu hamil boleh melakukan suntik vaksin meningitis. Namun dengan 2 syarat. Pertama, bila bepergian ke wilayah endemin meningitis. Kedua, harus dipastikan vaksin yang akan diberikan kepada ibu hamil adalah vaksin berjenis vaksin mati.

Iris juga menjelaskan jika ibu hamil diberikan vaksin hidup, hal tersebut akan mempengaruhi janin terkena penyakit atau kecacatan saat lahir. Janin di dalam perut belum memiliki kekebalan tubuh yang baik, hanya ibunya saja yang dapat menjaga sistem kekebalan dengan baik. Secara penelitian vaksin mati jauh lebih aman untuk ibu hamil.

Apa Saja Manfaat Vaksin Meningitis?

Vaksin meningitis dapat mencegah terjadinya meningitis terutama yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri sangat mudah ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita, untuk itu dengan menerima vaksin dapat terhindar dari meningitis. Sudah banyak orang yang meninggal karena penyakit meningitis. Pemberian vaksin dapat menekan jumlah korban jiwa akibat keganasan penyakit tersebut serta dapat dibatasi penyebarannya. Maka vaksin meningitis wajib bagi para calon jamaah haji dan umrah. Untuk mendapatkan vaksin meningitis, calon jamaah haji dan umrah bisa datang langsung ke kantor dinas kesehatan atau Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di wilayah masing-masing. Sebagai tanda bukti seseorang telah melakukan vaksin, harus memiliki buku kuning yang bertuliskan international Certificate of vaccination of prophylaxis (ICV) yang asli.

 

Comment here