BeritaNasionalPilihan

Perluasan Sistem Ganjil – Genap Dimulai Hari Ini

MoslemJourney– Setelah sebelumnya melakukan uji coba tambahan ruas jalan Gage (Ganjil – Genap) dari 12 Agustus hingga 6 September 2019, hari ini Senin (9/9/2019) perluasan ruas jalan Ganjil – Genap resmi dijalankan. Masyarakat yang melakukan pelanggaran juga akan diberikan penindakan mulai hari ini. Sebelumnya sistem Gage sudah diberlakukan pada 9 ruas jalan yakni Jl. Merdeka Barat, Jl. M.H Thamrin, Jl. Jenderal Sudirman, Jl. Jenderal S. Parman, Jl. Gatot Subroto, Jl. M.T. Haryono, Jl. H.R. Rasuna Said, Jl. Jenderal D.I. Panjaitan dan jl. Jenderal Ahmad Yani. 

Dengan menambahkan 16 ruas jalan yaitu Jl. Pintu Besar Selatan, Jl. Gajah Mada, Jl. Hayam Wuruk, Jl. Majapahit, Jl. Sisingamangaraja, Jl. Panglima Polim, Jl. Fatmawati, Jl. T.B. Simatupang, Jl. Suryopranoto, Jl. Balikpapan, Jl. Kyai Caringin, Jl. Tomang Raya,  Jl. Pramuka, Jl. Salemba Raya sisi Bara, Jl. Salemba Raya sisi Timur, Jl. Keramat Raya, Jl. St. Senen, Jl. Gunung Sahari, sistem Ganjil – Genap diberlakukan dari hari Senin sampai Jumat masing – masing pada pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB juga pukul 16.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Pemberlakuan sistem ini tidak berlaku pada hari libur yakni Sabtu Minggu dan libur nasional yang disetujui oleh Keputusan Presiden. 

Baca Juga : Arti Warna Pada Rambu Lalu Lintas

Menurut Pasal 4 tentang pembatasan lalu lintas sistem ganjil – genap dari Ditlantas Polda Metro Jaya,  beberapa kendaraan ini dibebaskan dari sistem Gage diantaranya kendaraan yang membawa disabilitas, ambulans, pemadam kebakaran, angkutan umum yang memiliki tanda nomor berwarna kuning, kendaraan dengan bahan bakar listrik, sepeda motor, kendaraan yang mengangkut bahan bakar, kendaraan yang mengangkut Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia seperti Presiden dan wakil, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat / Mahkamah Konstitusi  / Komisi Yudisial / Badan Pemeriksa Keuangan , Ketua Dewan Perwakilan Rakyat / Dewan Perwakilan Daerah. 

Kemudian kendaraan yang membawa pimpinan dan Pejabat Negara Asing serta Lembaga Internasional yang menjadi tamu negara, kendaraan yang memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas, kendaraan pengangkut uang (Bank Indonesia, antar bank, pengisian ATM) dengan pengawasan POLRI serta kendaraan dengan kepentingan tertentu dengan pengawalan sesuai dengan diskresi petugas POLRI. (ans)

Baca Juga : Perbedaan Mobil Ambulans dan Mobil Jenazah

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Comment here