BeritaInternasional

Pendakian Gunung Everest Jalur China Ditutup Karena Virus Corona

Ilustrasi Jalur pendakian Gunung Everest - Moslem Journey

Moslem Journey – Jalur pendakian Gunung Everest melalui Negara China ditutup dan penerbitan izin untuk mendaki dihentikan sementara, guna mencegah penyebaran virus corona.

Seperti yang dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (14/3), kebijakan tersebut dilakukan oleh negara China karena di bulan April biasanya para pendaki berdatangan untuk melakukan pendakian.

Menurut Lukas Furtenbach selaku pemilik perusahaan jasa ekspedisi Gunung Everest Furtenbach Adventures, pemerintah China sudah memberikan informasi penutupan jalur pendakian dari sisi utara gunung tersebut.

Saat ini, Lukas memiliki 11 klien yang mendaki Gunung Everest dan akan mengupayakan mereka untuk tetap mendaki dari jalur pendakian negara Nepal. Mengingat bahwa jalur di negara tersebut dilaporkan masih tetap terbuka.

Namun, ada juga dari klien sejumlah perusahaan jasa ekspedisi memutuskan untuk membatalkan pendakian. Jika tetap ingin melanjutkan pendakian, mereka dimintai melampirkan laporan perjalanan 14 hari sebelumnya dan salinan rekam medis.

“Ada 23 pendaki yang memesan jadwal perjalanan, tetapi ada dua kelompok yang memutuskan membatalkan,” kata Pasang Tenja Sherpa, perwakilan perusahaan ekspedisi Pioneer Adventure.

Adrian Ballinger, pemilik Alpenglow Expeditions, menyatakan bahwa sudah membatalkan jadwal pendakian mereka untuk Gunung Everest. Karena menurut dia, resiko penularan tidak sebanding dengan tidak kembali ke rumah.

“Saya setuju dengan keputusan China. Keputusan itu bertanggung jawab. Mendaki gunung tidak sebanding dengan risiko penularan di pos utama pendakian atau jika kembali ke rumah,” kata Adrian.

Saat ini, negara Nepal tercatat memiliki satu kasus positif corona. Mereka juga akan sementara waktu untuk menghentikan pemberian visa kedatangan kepada traveler yang berasal dari delapan negara yang sangat berdampak virus corona.

Jika ingin tetap mendapatkan, maka pemohon harus meminta kepada konsulat atau kedutaan Nepal di negara asal masing-masing. Selain itu, pemohon juga diharuskan untuk melampirkan surat keterangan sehat.

Biasanya, musim pendakian Gunnung Everest akan berlangsung di akhir bulan April – akhir Mei. Sehingga, ratusan pendaki dari seluruh dunia dapat memenuhi pos utama di setiap harinya.

Pada tahun 2019, pendakian Gunung Everest sempat terjadi antrean 885 orang pendaki di jalur pendakian Gunung Everest. Sebanyak 644 orang pendaki berangkat dari jalur negara Nepal dan 241 sisanya dari sisi utara Tibet.

Comments (1)

  1. Right now it seems like Expression Engine is the preferred blogging platform available right now. (from what I’ve read) Is that what you are using on your blog?

Comment here