BeritaNasional

Pemkot Bekasi Berlakukan Pembatasan Aktivitas Malam Di Atas Jam 21.00 WIB

Ilustrasi Pemkot Bekasi - Moslem Journey

Moslem Journey – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berlakukan pembatasan aktivitas malam masyarakat di dalam maupun ke luar kota Bekasi pada pukul 21.00 WIB. Kebijakan ini berlaku sebagai imbauan Pemkot kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona lebih luas.

Pembatasan jam malam tersebut tertuang dalam Surat edaran No. 488/2390/Setda.Hum tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penebaran virus corona di wilayah kota bekasi yang ditandatangani langsung oleh Rahmat Effendi Wali Kota Bekasi melalui publikasi akun Instagram resmi humaskotabekasi.

Dilansir dari CNN Indonesia, Rahmat mengimbau kepada masyarakat kota Bekasi untuk membatasi atau menghentikan aktivitas di luar rumah pada pukul 21.00 WIB. Rahmat juga meminta kepada masyarakat Bekasi untuk tidak keluar rumah apabila tidak mendesak.

“Hal ini diberlakukan, agar seluruh masyarakat Kota Bekasi membatasi aktivitas atau kegiatan di luar rumah hanya sampai pukul 21.00 WIB,” ujar Rahmat.

“Tidak bepergian ke luar rumah selama 14 hari dan tidak bepergian sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona. Bila mendesak dan harus keluar rumah, saat pergi dan kembali ke rumah wajib memakai masker dan hand sanitizer,” tutur Rahmat.

Selanjutnya, Rahmat juga meminta kepada setiap stakeholder yang berada di kecamatan hingga RT di wilayah Pemkot Bekasi untuk mensosialisasikan imbauan tersebut kepada masyarakat. Selain itu, kebijakan yang lebih tegas akan dibuat dan sedang dikaji oleh Pemkot Bekasi.

Hal tersebut diutarakan oleh Tri Ardhianto Wakil Wali Kota Bekasi, dia menyatakan saat ini pihaknya sudah berkomunikasi dengan TNI dan Polri di wilayahnya terkait kemungkinan kebijakan tegas yang akan dikeluarkan nantinya.

“Sedang dibicarakan bersama tiga pilar, yakni Kapolres, Dandim, dan pemkot bila dimungkinkan nantinya kebijakan pembatasan aktivitas malam nanti ada unsur pidana,” ujar Tri melalui pesan singkat yang dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (5/4).

Sebagai informasi, data saat ini dari website corona.bekasikota.go.id, per 4 April 2020, Kota Bekasi tercatat ada 363 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 197 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 54 orang terkonfirmasi positif.

Comment here