BeritaNasional

Oesman Sapta Oda: “BJ Habibie Merupakan Sosok yang Perhatian Dan Unik”

Moslem Journey – Oesman Sapta Oda, Ketua Dewan Daerah (DPD) mengenal sosok almahum BJ Habibie sebagai orang yang unik dan sangat perhatian pada siapapun. Oesman merasa kehilangan atas meninggalnya BJ Habibie yang bisa dibilang dekat dan ramah dengan masyarakat Indonesia.

“Saya tentu merasa terharu, beliau pemimpin yang betul-betul dekat dengan rakyat. Walapun orang melihat Pak Habibie sebagai seorang intelektual yang sangat intelek di Indonesia.” kata Oesman di rumah kediaman BJ Habibie, Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9)

Oesman menyebutkan hingga beberapa bulan yang lalu sebelum meninggal, almahum BJ Habibie masih memberikan bimbingan pada Oesman tentang kesehatan yang sedang dia alami.

“Sampai terkahir ini, saya masih bisa diberi bimbingan untuk berobat dalam beberapa bulan yang lalu.” kata Oesman.

Oesman juga mengatakan, kalau almahum BJ Habibie memberikan saran untuk meriksa kesahatannya, dia memberikant ucapan sangat terima kasih atas perhatian yang diberikan almahum kepada dia. Kini dia tidak bisa mendapatkan saran yang baik dari almahum BJ Habibie.

Baca juga: Dedi Mulyadi: Kami Kehilangan Sosok Pemimpin Sempurna

“Saya dibimbing oleh beliau, untuk diadakan chekup di jerman sampai begitu perhatiannya dan saya mengucapkan terima kasih kepada Habibie.” tambah Oesman.

Sosok almahum BJ Habibie merupakan orang yang unik dalam memberikan jawaban yang di lontarkan pada beliau. Selalu menjawab dengan tulus dan bagi orang-orang yang sulit mengerti dengan ucapan yang di bicarkan, karena memiliki gaya khusus.

“Mencerikan sesuatu dengan geraknya dengan gayanya dan kalau orang tidak mengerti itu tidak gampang dari gayanya berbeda dari ucapan itu enggak gampang, cuman semua sampai keujung.” kata Oesman.

Perlu diketahui, Almahum BJ Habibie tutup usia di usia 83 tahun di RSAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Rabu (11/9). Almahum BJ Habibie wafat dikarenakan kebocoran jantung dan sempat dirawat di Jerman. Saat itu juga, Almahum BJ Habibie mengalami penumpukan air di paru-paru hingga 1.5 liter, sehingga Almahum BJ Habibie mengalami kesulitan untuk bernafas. Dan kini, Almahum sudah di makamkan di Tempat Pemakaman Umum Kalibata sebelahan dengan almahuma Ainun.(IF)

Baca juga: Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Mantan Presiden ke 3 BJ Habibie Tutup Usia

 



Comment here