ArtikelPilihan

Mengenal 3 Moda Transportasi Umum Solusi Macet di Jakarta

Moslem Journey – Sebagai Ibu Kota Negara Indonesia, Jakarta menjadi pusatnya pemerintahan dan ekonomi di Indonesia. Membuat Jakarta menjadi kota terpadat yang ada di Indoenesia, bukan hanya dipadati dengan manusia. Jakarta juga di padati oleh kendaraan dari warga Jakarta atau pekerja luar kota Jakarta yang datang.Macet di jalanan dan rasa penat akan selalu ada di jalanan Jakarta yang sesat dengan ratusan kendaraan.

Tenang, bukan hanya ada kendaraan pribadi di jalanan yang penuh sesak Jakarta. Namun, ada beberapa moda transportasi umum (massal) yang telah disediakan oleh pemerintah provinsi Jakarta. Berikut ini, tiga moda transportasi yang mungkin bisa menjadi solusi macet, cepat, dan murah untuk dipakai saat ke Jakarta.

1. Kereta Commuter Line (KRL)

Kereta Commuter Line (KRL) merupakan layanan kereta listrik yang beroperasi di bawah anak perusahaan PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI). KLR merupakan kereta yang cepat dan murah untuk setiap kalangan di Jakarta. Bukan hanya melintas di daerah Jakarta, namun juga melintasi Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang. Harga tiketnya pun terbilang murah, hanya dengan membayar 50 ribu rupiah penumpang mendapatkan kartu dengan isi saldo 30 ribu rupih untuk Kartu Multi Trip (KMT).

Sedngkan untuk tiket Kartu Harian Berjalan (THB), penumpang bisa membelinya dengan harga 14 ribu rupiah untuk sekali jalan ke stasiun tujuan. Kartu ini bisa digunakan kembali untuk sekali perjalan berikutnya dengan dikenakan biaya 4-5 ribu rupiah. Setelah perjalanan selesai, THB bisa ditukarkan kembali di loket untuk mendapatkan uang sebesar 10 ribu rupiah.

2. Mass Rapid Transit (MRT)

Mass Rapid Transit (MRT) oleh banyak orang dikenal juga sebagai kereta bawah tanah, merupakan moda transportasi umum yang beroperasi sejak akhir Maret 2019. Dengan menggunakan MRT, kalian hanya butuh sekitar 30 menit saja untuk bolak-balik dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran HI. Total stasiun pemberhentian MRT akan ada 21 stasiun dan rata-rata MRT memiliki 6 gerbang yang mampu membawa penumpang sekitar 173.000 orang/hari.

Untuk bisa menggunakan MRT, kalian isa membeli tiket atau disebut Kartu Jelajah (MRT Single Trip dan MRT Multi Trip) yang dikeluarkan oleh PT. MRT Jakarta.Selain itu, kalian juga bisa menggunakan kartu uang elektronik (e-money) yang dikeluarkan oleh bank di Indonesia. Hanya dengan uang sebesar 4-14 ribu rupiah tergantung jarak stasiun yang kalian tujuh.

Baca juga: 4 Transportasi Umum Yang Akan Kamu Temui Jepang

3. Lintas Raya Terpadu/Light Rail Transit (LRT)

Setelah beberapa bulan MRT beroperasi di Jakarta, lintas raya terpadu (LRT) tepatnya pada bulan Juni 2019 LRT mulai di uji coba oleh masyarakat untuk beroperasi. Meskipun dalam tahap uji coba, nantinya LRT akan melintasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).  Namun untuk saat ini baru ada LRT yang sudah siap beroperasi baru rute Jakarta (Kelapa Gading-Velodrome).

Berbeda dengan MRT, LRT hanya melintas di atas jembatan layang dan hanya memiliki 2-4 rangkaian di setiap LRT serta bisa menampung 360.000 orang/hari. Untuk saat ini, baru mengetahui tarif untuk rute LRT Kelapa Gading-Velodrome dan ditetapkan secara flat atau sama rata tidak terngantung jarak dekat mauoun jauh. Biaya tersebut sebesar 5 ribu rupaih per orang untuk satu kali perjalanan.(IF)

Demikian solusi macet yang diberikan pemerintah untuk warga Jakarta, terngatung dari kitas sebagai warga Jakarta yang ingin menaiki moda transportasi umum ini. Atau mau jadi tua karen menunggu macet? (IF)

Baca juga: Mau Naik Transportasi Umum Singapura? Baca Ini Dulu



Comment here