ArtikelJournal

Masjid di Jerman Ini Dikelola Orang Indonesia

Kitabisa.com

Moslemjourney.com – Pembicaraan mengenai perkembangan Islam di negara barat selalu menarik dan berhasil menyita perhatian. Bukan hanya perkembangannya namun dampak yang ditimbulkan bagi kehidupan sosial politik negara-negara tersebut. Salah satu negara eropa yang kini menunjukkan gelagat perkembangan Islam yang kian pesat adalah Jerman yang memiliki penduduk Muslim sekitar 3,7 juta jiwa.

Federasi Islam Jerman terus berjuang agar pendidikan di Jerman dapat dimasuki kurikulum Islam. Sebab sudah cukup banyak sekolah dengan mayorits siswa Islam, seperti Sekolah Menengah di Distrik Neukolln yang 80 persen siswanya beragama Islam. Selain itu, di Berlin terdapat 82 masjid dan Islamic Center, meski masih separuh yang sudah diakui pemerintah. Tak hanya sebagai tempat shalat dan kegiatan keagamaan, banyak juga masjid di Berlin yang menjalankan fungsi sebagai tempat aktivitas sosial, misalnya, membuka kelas bahasa Jerman, pelatihan komputer, bahkan memberikan info kesempatan kerja bagi kaum wanita dan pemuda.

Baca juga: 10 Tanaman Khas Indonesia yang Ampuh Sembuhkan Berbagai Penyakit

Berbicara tentang masjid, di Berlin terdapat masjid yang dikelola oleh masyarakat Indonesia. Masjid tersebut bernama Masjid Al Falah IWKZ e. V . Masjid ini awalnya menggunakan sebuah apartemen seluas 90 meter persegi di jalan Melangtongstrasse. Pada tahun 2006 menjadi sebuah yayasan yang resmi terdaftar di Departemen Kehakiman Republik Federal Jerman. Pada tahun 2007 Masjid ini mengontrak gedung baru di jalan Feldzeugmeisterstrasse 215 m persegi. Bangunannya dulu klub malam yang bersebelahan dengan tempat pijat. 2 Bangunan ini disatukan dan direnovasi selama 3 bulan untuk menjadi masjid yang cukup luas.

Jamaah yang datang berasal dari berbagai negara seperti Jerman, Turki, Brunei, Indonesia dan masih banyak lagi. Selain menjadi tempat shalat, masjid ini memiliki peranan penting sebagai pusat dakwah, pelayanan, silaturrahmi, pendidikan dan pusat informasi keislaman untuk umat islam berlin yang berjumlah sekitar 1200 jiwa. Tidak hanya itu, kegiatan di masjid Al – Falah juga memfokuskan kegiatan pengenalan budaya dan kearifan Islam Indonesia sebagai bukti bahwa Indonesia mampu berkontribusi dalam bidang kebudayaan dan keagamaan di Jerman.

Seiring berjalannya waktu, Jamaah yang datang semakin bertambah dan kondisi masjid Al-Falah sudah tidak mampu menampung banyaknya Jamaah. Masjid ini masih harus membayar sewa layaknya apartemen, tentu bisa saja diputus. Sehingga membutuhkan tempat yang permanen dan lebih luas.

Pada 2011, Ketua Masjid Al-Falah, Bapak Makky Sandra Jaya secara simbolis bersama para jamaah membacakan piagam kebulatan tekad untuk membangun Masjid Indonesia yang dimiliki sendiri. Masjid tersebut akan secara penuh menjadi masjid Indonesia yang dibangun oleh pemuda bangsa di Jerman.(cm)

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pembangunan masjid Al-Falah, silahkan kunjungi situs IWKZ. 

 

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

0

Comment here