JournalTransportasi

Ketentuan Operasional Bandara Yang Berlaku Saat New Normal

Operasional Bandara

Moslem Journey – Operasional bandara di Indonesia mengalami perubahan ketentuan dalam menuju tatanan hidup baru (new normal) aman dari virus corona. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatur ketentuan tersebut daalam Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara Nomor 13 Tahun 2020.

Surat edaran tersebut berisikan tentang Operasional Transportasi Udara dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Untuk mengetahui apa saja yang baru dalam ketentuan operasional bandara untuk penyelenggara angkutan dan penumpang pesawat, berikut ini aturannya.

Sebelum Penerbangan (Pre-Flight)

1. Penyelenggara angkutan udara atau Bandara wajib mensosialisasikan ketentuan dan prosedur membawa penumoang dalam masa tatanan hidup baru dalam kegiatan masyarakat produktif dan aman dari virus corona dengan protokol kesehatan.

2. Ketentuan pemesanan tiket (reservation) dan penerbian tiket (ticketing):

  • Saat memesan tiket, calon penumpang wajib memenuhi persyaratan dokumen kesehatan resmi yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/Puskesmas sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku serta memenhi persyaratan lain yang dukeluarkan oleh instansi yang berwenang.
  • Bagi calon penumpang yang ingin membeli/memesan tiket secara online, pastikan sistem tersebut harus dapat memastikan calon penumpang memenuhi persyaratan dokumen kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan.
  • Sedangkan calon penumpang yang membeli tiket melalui kantor penjualan tiket bandara, petugas harus dapat memastikan calon penumpang memenuhi persyaratan dokumen kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan. Selain itu, calon penumpang juga wajib menggunakan masker dan menjaga jarak fisik.
  • penyelenggara angkutan udara wajib melakukan verifikasi data terhadap dokumen kesehatan yang dimiliki calon penumpang dan hanya menerbitkan tiket untuk calon penumpang yang dapat memenuhi persyaratan yang berlaku.

 3. Ketentuan pelaporan tiket (check-in) sebelum keberangkatan:

  • Penumpang berada/tiba di bandara 3 jam sebelum waktu keberangkatan dengan membawa dokumen kesehatan maupun persyaratan lainnya yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang sesuai dengan protokol kesehatan.
  • Penumpang mengutamakan lapor tiket (check-in) secara elektronik/melalui online melalui website maupun konter lapor diri mandiri (self-check-in) di bandara.
  • Penumpang wajib menggunakan masker selama berada di bandara dan mengikuti prosedur pemeriksaan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku di bandara.
  • Bagi penumpang yang tidak memenuhi persyaratan dan ketentuan protokol kesehatan, pihak bandara wajib menolak keberangkatan penumpang tersebut.

4. Ketentuan proses naik pesawat (boarding):

  • Selama proses menunggu naik pesawat, penumpang wajib menepati tempat duduk yang sudah disediakan serta tetap menggunakan masker dan menjaga jarak aman fisik dengan orang lain.
  • Penumpang wajib mengikuti instruksi petugas penyelenggara angkutan udara sehengga dilakukan secara bergantian dengan tetap menerapkan jaga jarak aman (physical distancing).
  • Apabila proses naik pesawat penumpang tidak menggunakan garbata (jembatan penghubung antara bandara dan pesawat) dan meggunakan tangga pesawat, petugas harus memastikan proses naik penumpang dilakukan dengan menerapkan jarak aman dengan orang lain.
Selama Penerbangan (In Flight)

1. Fasilitas dalam pesawat yang wajib disediakan:

  • Pesawat menyediakan pembersih tangan (hand sanitizer) atau sabun cair beserta tisu area lavatory pesawat.
  • Penumpang wajib menggunakan masker selama berada di dalam pesawat serta mengurangi aktivitas dan berinteraksi/kontak fisik dengan sesama penumpang ataupun awak kabin selama penerbangan.
  • Penumpang wajib menempati tempat duduk sesuai nomor yang tertera dalam boarding pass dan tidak diperbolehkan untuk pindah ke tempat duduk lain.

2. Makanan dan minuman dalam pesawat

  • Penyajian makanan dan minuman dilaksanakan secara ringkas dan efisien dengan menggunkan kotak atau tempat yang sederhaa dan tetap higienis.
  • Penyajian makanan dan minuman oleh awak pesawat dilakukan dengan menghindari kontak fisik dengan penumoang.
Setelah Penerbangan (Post Flight)

1. Proses turun pesawat

  • Awak pesawat mengatur proses turun (disembark) penumpang untuk tetap melaksanakan jarak aman fisik.
  • Apabila proses turun penumoang tidak menggunakan garbarata dan menggunkan tangga penumpang, dipastikan proses turun penumpang dilakukan dengan memperhatikan jarak fisik.
  • Mengatur penumpang berada di dalam Apron Passanger Bus (APB) menuju ke terminal kedatangan untuk menjaga jarak fisik antar penumpang.

2. Transit atau transfer pesawat

  • Bandara menyediakan petugas di area transit untuk melayani dan mengarahkan  penumpang serta memastikan penumpan tetap melakukan protokol kesehatan.
  • Penumpang diarahkan menuju ruang keberangkatan setelah dipastikan seluruh dolumen perjalanan dan dokumen kesehatan telah sesuai dengan ketentuan di bandara tujuan.

3. Proses pemeriksaan kesehatan saat kedatangan

  • Saat datang di bandara tujuan penumpang melakukan pemeriksaan suhu tubuh serta kelengkapan dokumen sesuai dengan protokol kesehatan.
  • Bagi penumpang yang tidak memenuhi persayaratan, penumpang akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketetun yang telah di atur di bandara.

4. Pengambilan bagasi

  • Penumpan menuju area baggage claim untuk mengambil bagasi yang mereka bawa.
  • Pada area baggage claim, petugas bandara wajib memastikan penumpang tetap melakukan jarak fisik dan penumpang wajib tetap menggunakan masker.       Operasional Bandara

Comment here