JournalTips

Kehilangan Paspor di Luar Negeri? Begini Solusinya

Moslem Journey – Paspor menurut wikipedia adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara berisi identitas pemegangnya serta berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara.

Paspor terdiri dari beberapa jenis, diantaranya :

  • Paspor biasa: Di Indonesia paspor ini diberi sampul berwarna hijau dan dikeluarkan oleh Ditjen Keimigrasian, Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Diperuntukkan bagi perjalanan reguler.
  • Paspor dinas/resmi: Di Indonesia, paspor ini diberi sampul berwarna biru dan dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri setelah mendapat izin dari Sekretariat Negara. Diperuntukkan bagi kalangan teknisi dan petugas administrasi dari suatu misi diplomatik seperti kedutaan dan konsulat ataupun bagi pegawai negeri / pemerintah yang sedang melaksanakan tugas ke luar negeri.
  • Paspor diplomatik: Di Indonesia, paspor ini diberi sampul berwarna hitam dan dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri. Diperuntukkan bagi perwakilan diplomatik guna mengidentifikasi mereka sebagai perwakilan diplomatik dari negara asalnya.
  • Paspor kelompok: Paspor kelompok akan diberikan untuk, misalnya, kelompok perjalanan anak liburan sekolah. Semua anak dalam perjalanan tersebut cukup memiliki sebuah paspor kelompok selama perjalanan liburan mereka berlangsung.
  • Paspor orang asing: Paspor orang asing adalah paspor yang diberikan kepada seseorang yang bukan warga negaranya. Syarat dan ketentuan untuk memiliki paspor jenis ini diatur oleh masing-masing negara. Contoh paspor ini adalah paspor yang dipakai untuk berhaji (paspor coklat), yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
  • Paspor haji dan umrah: Khusus jamaah haji dan umrah, nama yang tertera dalam paspor harus menggunakan 3 kata misalnya “Eka Nur Fauziah”. Jika nama kamu hanya terdiri dari dua kata, maka kamu bisa menambahkan dengan nama ayah.

Baca juga: Dekrit Terbaru Raja Salman Akhirnya Hapus Visa Progresif Umrah

Penjelasan di atas jelas memberikan pengertian bahwa paspor sangat penting untuk kamu yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Maka dari itu, sebaiknya paspor diletakkan dengan benar pada tempatnya. Sehingga tidak hilang. Namun untuk kamu yang merasa kehilangan paspor dan bingung bagaimana mengurus kehilangan paspor, di bawah ini beberapa cara yang bisa dilakukan ketika paspor kamu hilang::

1. Meminta surat kehilangan ke kantor polisi setempat

Kehilangan paspor sudah barang tentu membuat panik. Tetapi berusahalah untuk tetap tenang dan segera lapor kepada polisi setempat untuk meminta surat laporan kehilangan. Surat tersebut bisa menjadi bukti saat dibawa menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

2. Kunjungi KBRI

Tempat dimana kamu bisa menyelasaikan masalah kehilangan paspor. Di KBRI setempat, kamu bisa mengurus pembuatan surat SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) dengan membawa dokumen pelengkap surat seperti:

  • KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  • Akta Kelahiran
  • Kartu Keluarga
  • Fotokopi paspor (jika ada)
  • Surat keterangan kehilangan dari polisi setempat
  • pasfoto ukuran 4×6 berlatar putih
  • Biaya pembuatan SPLP (berbeda setiap negara)

Biaya dan proses pembuatannya tergantung negara massing-masing, biasanya sekitar 3 hari. Hal itu tergantung dengan kelengkapan data yang dimiliki. untuk mengantisipasi, sebaiknya selalu membawa foto kopi daftar dokumen-dokumen di atas.

3. Segera urus paspor baru

Segera urus paspor setelah pulang ke Indonesia menggunakan SPLP yang kamu dapatkan. Dengan cara mendatangi kantor imigrasi dan mengikuti aturan yang tertera.

Demikian ulasan tips bagaimana langkah yang harus Sobat Mojou lakukan saat kehilangan paspor di luar negeri. Sobat Mojou ada yang pernah kehilangan paspor? yuk komen dan share pengalamanmu di sini. Semoga bermanfaat. (cm)



Comments (1)

Comment here