Berita

Kabut Asap Kian Pekat,KPAI Mendesak Pemda

moslemjourney.com РBencana alam tentang kebakaran hutan yang menyebabkan beberapa daerah di Sumatera Barat , Provinsi Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, kian hari kian mengancam kesehatan masyarakat daerah tersebut. Khususnya kelompok yang memang sangat rentan, seperti  ibu hamil, bayi, anak-anak usia balita dan juga anak-anak SD sampai SMA/sederajat mengalami situasi sesak nafas, sakit tenggorakkan, batuk berkepanjangan, demam, dan iritasi mata.

Hasil Pengawasan KPAI, di Sumatera Barat yang dilakukan oleh Komisioner KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang pendidikan, Retno Listyarti dan Komisioner bidang Sosial dan Anak dalam situasi darurat, Susianah melakukan pengawasan ke Sumatera Barat terkait dampak kabut asap terhadap proses pembelajaran di sekolah. Dimana Gubernur Sumbar mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat terkait kabut asap yang berdampak pada kualitas udara yang tidak sehat. Dalam surat edaran tersebut menyatakan bahwa masyarakat Sumatera Barat untuk mengurangi kegiatan atau aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker. Namun sayangnya surat edaran tersebut belum tersampaikan kepada kepala-kepala dinas pendidikan di Kabupaten/Kota di seluruh Sumbar.

Pada pengawasan di kota Pekanbaru, Riau, protes terhadap kabut asap yang membahayakan kesehatan disampaikan beberapa kalangan, termasuk juga oleh para pendidik di Riau. Sesuai surat edaran Dinas Pendidikan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru  untuk TK, SD dan SMP masuk belajar. Para siswa sudah diliburkan sejak Selasa (10/9) dan Rabu (11/9).Namun kondisi asap yang tak juga beranjak di langit Pekanbaru, membuat jadwal libur diperpanjang kembali. Kadisdik Pemkot Pekanbaru mengharapkan peran orang tua murid untuk mengawasi anaknya di rumah. Dan diharapkan agar anak-anak tetap mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Sedangkan untuk pengawasan di Pontianak, Kalimantan Barat, KPAI sangat prihatin dengan pemberitaan terbakarnya Gedung SD Fillial SDN 07 Semanai di Kecamatan Sukadana , Kabupaten Kayong Utara, yang habis dilahap si jago merah akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda wilayah tersebut. KPAI mendorong pemerintah daerah kabupaten Kayong Utara melalui Dinas Pendidikannya untuk segera membangun sekolah darurat pasca terbakarnya SD Fillial 07 Semanai.

Kesimpulannya KPAI mendesak Kepala-Kepala Dinas Pendidikan untuk mengambil langkah tepat demi melindungi keselamatan dan kesehatan peserta didik di wilayah bencana asap.(ms)



0

Comment here