BeritaNasional

Jangan Mau Bayar Saat Datang Ke Pulau Putri, Ini Alasannya

moslemjourney.com— Sebelumnya sempat beredar di media sosial, sejumlah orang meminta uang pada wisatawan yang tengah berkunjung ke Pulau Putri. Mereka meminta uang sebesar seribu rupiah untuk biaya kebersihan. Seorang warga asal Batam, Andi membenarkan hal tersebut. Dilansir dari Antara, saat itu dirinya bersama keluarganya sedang berada di Pulau Putri untuk berlibur. “Mereka meminta Rp.1000 per orang, untuk biaya kebersihan,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau menegaskan jika Pulau Putri dapat dikunjungi oleh para wisatawan secara gratis. “Masuk ke Pulau Putri itu gratis. Kalau ada bayar – bayar, itu ilegal,” ujar Ardiwinata selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Batam pada Kamis ( 18 / 10 / 19 ) hari ini.

Ardiwinata melanjutkan, pulau terluar di Indonesia ini masih berada dalam proses pengelolaan dan tidak ada pihak mana pun yang mengelola tempat tersebut. Sehingga, jika ada orang – orang yang mengaku sebagai pengelola dan memaksa untuk meminta uang, maka tindakan tersebut adalah ilegal.

Pernyataan Ardiwinata juga sekaligus mengklarifikasi tindakan orang – orang yang meminta uang di video itu. Di video itu terlihat beberapa orang yang meminta uang kepada para wisatawan. Ia juga berkata jika sampai hari ini, pemerintah belum menetapkan siapa yang akan mengelola pulau ini. 

Baca Juga : Mengenal Jenis-Jenis SIM Yang Berlaku Di Indonesia

Sementara itu pada kunjungannya ke Pulau Putri, Muhammad Rudi selaku Wali Kota Batam menyatakan pihaknya berencana menjadikan pulau ini sebagai destinasi wisata. “Pulau terluar dikuasai oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP ). Tidak masalah asal dibuat sebagai pengembangan wisata,” katanya.

Pulau yang sempat menyusut akibat reklamasi ini akan dipasangi sebuah monumen diantaranya adalah huruf – huruf yang membentuk kata Indonesia. Lalu untuk bagian pulau yang menghadap Singapura, akan dipasangi sebuah monumen besar bertuliskan Wonderful Indonesia. Sementara untuk bagian dalamnya ada tulisan Pulau Putri. Wali kota Batam mempertimbangkan adanya atraksi unik untuk menarik para wisatawan juga pembangunan penahanan ombak untuk menjaga pasir putih. 

Dulunya, Pulau Putri masih tergabung dalam Provinsi Kepri. Namun karena abrasi pantai, pulau ini akan terlihat terpisah saat air pasang dan menjadi terlihat menyatu lagi saat air surut. (ans)

Baca Juga : Pantai Ngurtafur, Pantai yang membelah Lautan.

Comment here