ArtikelBeritaJournalPilihanTips

Jangan Lakukan ini saat Bepergian ke Luar Negeri

Banyak sekali hal yang Sobat Mojou dapat lakukan saat bepergian ke luar negeri. Namun, sudah tahukah hal sebaliknya?

Traveling Abroad: Do’s and Dont’s oleh Jacob Andrews dan Victor Rosas II / @FLoaBComic / 2016

Sebelum melakukan safar ke luar negeri ada baiknya memperhatikan etika atau kebiasaan yang dianggap tidak sopan. Hal ini dilakukan untuk menghindari Sobat Mojou melakukan sesuatu yang memalukan Tidak hanya itu, salah-salah, akan memicu masalah yang tidak berguna. Berikut hal-hal yang kami rangkum dari Travellingbbuzz.

Jangan Pakai Pakaian yang Tidak Pantas

Etika berpakaian di setiap negara berbeda-beda. Tergantung dari iklim maupun standar “kepantasan” di negara tersebut. Jika kalian bepergian ke Jepang untuk wawancara kerja, kebanyakan dari perempuan sana memakai rok dibanding celana panjang resmi. Meskipun model pakaian formalnya hampir sama dengan yang seperti biasa dipakai di banyak negara, di Jepang Sobat Mojou mest memperhatikan warna dari pakaian tersebut. Warna yang “pantas” dan biasanya dipakai ialah biru dongker atau hitam dengan kemeja putih atau netral, tulis realestatejapan.

Di negara yang memiliki banyak populasi muslim, negara-negara Timur Tengah misalnya, mereka memiliki imbauan tersendiri yang telah diberitahu melalui situs-situs web resmi. Turis (laki-laki maupun perempuan) diimbau untuk memakai pakaian yang memiliki panjang setidaknya menutupi lutut dan lengan atas, tulis Phil Sylvester.

Turis di Pantai Beirut / TelegraphUK

Jangan Lakukan Hal yang Tidak Sehat dan Tidak Bersih

Salah satu contoh yang sederhana adalah meludah. Kalian akan menemukan orang-orang lokal yang melakukan hal ini ketika berkunjung ke beberapa negara. Namun tidak jika Sobat Mojou ke Singapura. Otoritas Singapura memberlakukan pelarangan membuang segala macam bentuk limbah. Dilansir dari The Guardian, di Singapura, membuang sampah, meludah, maupun membuang lendir dari hidung ke setiap jalan atau tempat umum akan di denda. Orang yang melanggar akan di denda hingga $2.000 dolar Singapura.

Jangan Bersikap Tidak Hormat dengan Budaya

Alfred Louis Krober dalam buku populernya yang berjudul “Anthropology: Race, Language, Culture, Psychology, Prehistory”, menyebutkan terdapat empat klasifikasi ras besar. Diantaranya ialah Kaukasoid, Negroid, Mongoloid, dan Ras khusus yang tidak dapat diklasifikasikan. Setiap ras memiliki golongan bangsa masing-masing. Setiap golongan bangsa tersebut memiliki budaya yang berbeda-beda. Jadi dapat dibayangkan berapa banyak kebudayaan disetiap sudut dunia yang kita jelajahi?

Hal-hal yang Sobat Mojou lakukan, meskipun hal kecil, akan dianggap “besar” tergantung budaya yang ada di negara tersebut. Di Turki, tanda “OK” pakai jemari dianggap tidak baik. Bahkan di Indonesia sendiri, menerima sesuatu menggunakan tangan kiri dianggap tidak sopan.

Baca selanjutnya 5 Destinasi Wisata Murah Luar Negeri

Semoga informasi diatas bermanfaat!

(fnrp)

Comment here