ArtikelJournalTransportasi

Jangan Asal Meminta Surat Tilang, Inilah Perbedaan Slip Tilang Merah Dan Biru

Saat terkena Operasi Zebra atau Razia tata tertib lalu lintas dan kalian melanggar, biasanya pihak kepolisian akan memberikan lembaran slip tilang. Ada dua jenis tilang slip tilang yang akan diberikan kepada pelanggar, slip tilang merah dan slip tilang biru. Tapi tahukah apa perbedan dari kedua slip tilang tersebut?

Bagi beberapa masyarakat yang sudah pernah terkena tilang pastinya sudah tahu apa perbedaanya. Bagi kalian yang belum mengetahui perbedaannya, yuk simak perbedaan dari slip lembar tilang merah dan slip lembar tilang biru.

Slip Lembar Tilang Biru

Jika pelanggar mengakui kesalahan melanggar atau menerima slip lembar tilang biru, maka kalian harus membayar denda tilang di Bank BRI terdekat dengan tempat kejadian penilangan. Lalu, kalian bisa mengambil dokumen yang ditahan di Polsek setempat yang menyelenggarakan razia.

Biasanya yang menerima slip lembar tilang biru untuk orang-orang yang tidak memiliki waktu yang lenggang, seperti kalian terkena razia di luar kota. Besaran yang dikenakan pun merupakan denda maksimal dari pelanggaran lalu lintas yang dilakukan.

Slip Lembar Tilang Merah

Sedangkan untuk slip lembar tilang merah, diperuntukkan untuk kalian yang memiliki waktu lenggang atau menolak kesalahan yang didakwakan kepada kepolisian dan meminta sidang pengadilan. Nantinya, di dalam pengadilan akan diputuskan apakah kalian bersalah atau tidak.

Untuk penentuan bersalah atau tidaknya seorang pelanggar tentu saja dengan mendengarkan keterangan dari kepolisian yang bersangkut dan pelanggar dalam persidangan di kehakiman yang di tentukan kepolisian saat razia. Biasanya, sidang akan dilakukan 5-10 hari kerja sejak tanggal peanggaran.

Baca juga: Berkenalan Dengan Warna-Warni Dasar Rambu Lalu Lintas

Sekedar informasi yang perlu diketahui oleh para pengguna kendaraan di jalan, berikut ini beberapa target pelanggar yang akan diincar polisi saat melakukan operasi zebra atau razia tata tertib lalu lintas.

  1. Pengguna kendaraan bermotor roda dua atau roda empat yang tidak memiliki SIM;
  2. Kendaraan bermotor roda dua atau roda empat yang tidak dilengkapi dengan STNK;
  3. Pengguna kendaraan yang melawan arus;
  4. Kendaraan bermotor roda dua yang tidak menggunakan helm SNI;
  5. Mengemudikan kendaraan roda empat tidak menggunakan sabuk keselamatan;
  6. Menggunakan HP saat mengemudi kendaraan;
  7. Berkendara di bawah umur atau pengendara yang tidak memiliki SIM;
  8. Berkendara sepeda motor berboncengan tiga atau lebih;
  9. Kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan;
  10. Kendaraan roda dua dan roda empat yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan yang standar;
  11. Berkendara di bawah pengaruh alcohol;
  12. Kendaraan bermotor yang memasang rotator atau sirene yang bukan untuk peruntukannya.

Baca juga: Kenali Garis Marka Di Tengah Jalan Ini, Supaya Selamat Dari Kecelakaan

Nah itulah, perbedaan slip tilang biru dan merah saat kalian terkena operasi zebra atau razia tata tertib lalu lintas. Jangan lupa untuk selalu menaati tata tertib di jalan raya dengan mengguna helm atau sabuk pengaman, supaya terjaga dan selamat sampai tempat tujuan. Dan selalu bawa surat-surat penting kendaraan seperti SIM dan STNK.

Comment here