ArtikelPilihan

Ingat ! Jarak Aman & Batas Kecepatan Kendaraan

moslemjourney – Peraturan ada untuk dilanggar ? itu yang salah, namanya saja peraturan maka tujuannya adalah untuk mengatur agar kita bisa teratur dan tertib. Dan tahukah sobat Mojou bahwa menjaga jarak kendaraan kita itu hukumnya penting loh. Dan kali ini Mojou akan memberi tahu jarak yang aman dan batas kecepatan yang aman dalam berkendara agar kalian bisa berhati-hati dan selalu waspada ya.

Menurut UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) pasal 21 ayat (1) menyebutkan:

  1. Setiap Jalan memiliki batas kecepatan paling tinggi yang ditetapkan secara nasional;
  2. Batas kecepatan paling tinggi ditentukan berdasarkan kawasan permukiman, kawasan perkotaan, jalan antarkota, dan jalan bebas hambatan;
  3. Atas pertimbangan keselamatan atau pertimbangan khusus lainnya, Pemerintah Daerah dapat menetapkan batas kecepatan paling tinggi setempat yang harus dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas;
  4. Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di jalan wajib mematuhi ketentuan kecepatan maksimal dan minimal.

Sedangkan untuk urusan batas kecepatan pada dasarnya sudah diatur dalam Undang Undang (UU) No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). UU tersebut diterjemahkan dalam peraturan pemerintah (PP) No 79 tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang diterbitkan pada 10 Desember 2013 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun, pada masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo, menteri perhubungan yang kala itu dijabat Ignatius Jonan menelorkan Permenhub No 11 tahun 2015 tentang Tata Cara Penetapan Batas Kecepatan.

Baca Juga : Bus Transjakarta Tubruk Separator Busway di Slipi

Untuk yang sering melakukan kegiatan touring yang biasanya dilakukan berkelompok dan beramai-ramai, persoalan tentang batasan kecepatan maksimal menjadi penting untuk diperhatikan. Formasi berkendara juga perlu diperhatikan dan diperhitungkan, apakah zig-zag,formasi satu, atau formasi dua alias sejajar. Tapi, yang lebih penting untuk diperhatikan oleh setiap pengendara adalah bagaimana mengatur jarak aman berkendara di jalan raya.

Adapun batas kecepatan dan jarak aman ideal adalah sebagai berikut :

Kecepatan                                           Jarak Minimal                                   Jarak Aman

30 Km/Jam                                             15 meter                                               30 meter

40 Km/Jam                                             20 meter                                               40 meter

50 Km/Jam                                             25 meter                                               55 meter

60 Km/Jam                                             30 meter                                               60 meter

70 Km/Jam                                             35 meter                                               70 meter

80 Km/Jam                                             40 meter                                               80 meter

90 Km/Jam                                             45 meter                                               90 meter

100 Km/Jam                                           50 meter                                             100 meter

Melihat batasan-batasan di atas sudah semesetinya para pengendara mengikuti aturan lalu lintas. Karena benturan mendadak bisa saja terjadi jika para pengendara tidak menjaga batas jarak dan kecepatannya. Belum lagi dengan kondisi alam yang kadang tidak bisa diperkirakan. Seperti halnya kondisi jalan yang licin akibat hujan atau saat kondisi lalu lintas sedang padat, bisa saja terjadi benturan mendadak jika para pengendara tidak menjaga batas jarak dan kecepatannya.

Maka sudah sepatutnya para pengendara bersikap bijak demi keselamatan perjalanan. Para pengendara pun sudah seharusnya mengerti dan memahami dua macam jarak yang harus diperhatikan, yaitu jarak minimal dan jarak aman. Jarak minimal adalah jarak paling dekat yang tidak boleh dilewati antara mobil belakang dengan mobil yang di depannya. Jenis jarak ini belum tentu aman, dan pengemudi harus berhati-hati jika terjadi pengereman mendadak dari kendaraan di depannya.

Baca Juga : Guiding Block si Kuning Pemandu Jalan

Sedangkan untuk jarak aman sendiri adalah jarak yang paling disarankan. Terutama, saat melaju di jalanan basah. Pengereman di jalan basah butuh waktu lebih lama dibandingkan pada jalan yang kering.

Nah sobat Mojou sekarang sudah tahukan jarak aman dan batas kecepatan yang aman ketika berkendaraan  ? Jadi jangan sampai ada alasan lagi untuk melanggar lalu lintas ya. Dan jaga lupa untuk utamakan keselamatan disetiap perjalanan kalian. (ms)

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

0

Comment here