BeritaNasional

Hujan Batu Terjadi Di Purwakarta, Berikut Penjelasannya

Moslemjourney.com Selasa ( 08 / 10 / 2019 ) kemarin, hujan batu raksasa menimpa Puwarkarta, Jawa Barat tepatnya di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru. Melansir dari CNN Indonesia, seorang sanksi bernama Asep mengatakan sebelum kejadian hujan batu itu terjadi, terdengar suara ledakan. Setelah suara ledakan terdengar, sebuah batu raksasa tiba – tiba menggelinding dari atas tebing menuju pemukiman warga. Menurut Asep, aktivitas peledakan dari tambang memang kerap kali terjadi. Tapi baru kali ini aktivitas itu sampai menimbulkan batu yang menghancurkan pemukiman warga. 

“Kalau suara ledakan sebenarnya itu sering didengar, karena kita tahu ada kegiatan pertambangan,” ucapnya pada Rabu ( 09 / 10 / 19 ). 

Akibat kejadian tersebut, 7 bangunan mengalami kerusakan yang cukup parah.  Menurut Wahyu Wibisono selaku Kepala Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran setempat, bangunan yang dimaksud adalah rumah ukuran 10X8 milik Dodi (35), rumah ukuran 8×6 milik Holid (55), rumah milik Oji (40), rumah milik Kamsir (40), rumah milik Aceng (55) dan rumah milik Aceng (50). Ada satu lagi bangunan yang mengalami kerusakan yakni sekolah Madrasah Ibtidaiyah, namun kerusakan yang dialami tergolong ringan. 

Baca Juga : Hal-Hal Penting Yang Perlu Disiapkan Saat Musim Hujan

Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta juga menyatakan kejadian yang menghancurkan pemukiman warga dan sekolah ini adalah ulah dari aktivitas blasting atau peledakan batu yang dilakukan oleh perusahaan tambang PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS). 

Polres Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat juga sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian ini. Pihaknya sudah menemukan 3 sanksi dari pihak perusahaan untuk dimintai keterangan. Menyikapi hal itu, Anne Ratna Mustika selaku Bupati Purwakarta mendesak Pemprov Jabar untuk mengkaji ulang perizinan perusahaan tambang yang menggunakan bahan peledak. 

Ia berkata, kejadian itu terjadi karena kelalaian perusahaan tambang. Namun Pemkab Purwakarta tak bisa berbuat banyak sebab hal ini merupakan wewenang dari Pemprov Jabar. Berkaitan dengan hal itu juga, Anne juga meminta Pemprov Jabar untuk menutup perusahaan itu karena hanya merugikan masyarakat. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyelesaikan masalah ini. (ans)

Baca Juga : Danau Sanghyang Heuleut, Surga Tersembunyi Di Bandung

Comments (1)

  1. Cytotec 200 Ug Cialis Proscar O Propecia Principio Activo buy real cialis online Cialis Oder Levitra Kaufen

Comment here