BeritaNasional

Hingga H-3 Lebaran Kemarin, 367 Ribuan Kendaraan Telah Meninggalkan Jakarta

H-3 lebaran

Moslem Journey – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, sebanyak 367.703 kendaraan telah meninggalkan Jakarta menuju arah barat dan selatan selama periode 17-21 Mei 2020 (H-7 hingga H-3 lebaran). Padahal Pemerintah telah melarang masyarakat untuk melaksanakan mudik di lebaran tahun ini.

Dikutip dari CNBC Indonesia, menurut data Jasa Marga di periode mudik lebaran tahun lalu, pergerakan kendaraan yang keluar Jakarta di lebaran tahun ini mengalami penurunan. Distribusi laju lalu lintas ke luar Jakarta paling besar terjadi dari arah timur ke arah Jawa yang mencapai 39 persen.

Puluhan ribu kendaraan dari Jakarta telah melewati Gerbang tol Cikampek Utama 1 untuk menuju Jalan Tol Trans Jawa. Begitu juga dengan gerbang tol Kalihurip Utama 1 untuk menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi yang telah di lalui banyak kendaraan.

Jumlah total kendaraan yang telah melewati kedua gerbang tol tersebut telah mencapai 142.911 kendaraan. Menurut Jasa Marga, jumlah total ini disebutkan turun 75 persen dari tahun lalu.

Dengan rincian, sebanyak 78.013 kendaraan telah keluar dari gerbang tol Cikarang Utama 1 atau turun 81 persen dari tahun lalu. Sedangkan kendaraan yang keluar dari gerbang tol Kalihurip Utama 1 sebanyak 78.013 atau turun 58 persen dari tahun lalu.

Selanjutnya, pergerakan kendaraan dari arah barat Jakarta melalui gerbang tol Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang, mendominasi 35 persen dari pergerakan kendaraan keluar dari Jakarta. Jumlah ini disebutkan turun 43 persen dari periode tahun lalu atau hanya mencapai 128.051 kendaraan.

Sedangkan dari arah selatan Jakarta gerbang tol Ciawi Jalan Tol Jagorawi, pergerakan kendaraan telah terjadi sebanyak 26 persen dari total kendaraan yang dicatat Jasa Marga. Jumlah kendaraan yang keluar dari jalur ini sebanyak 96.741 kendaraan atau turun 30 persen dari tahun lalui.

Berdasarkan data Jasa Marga, pergerakan kendaraan tertinggi terjadi pada H-4 lebaran. Sebanyak 87.377 kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui tiga jalur atau arah yang disebutkan sebelumnya.

Dengan tetap adanya pergerakan kendaraan di tengah-tengah larangan mudik lebaran, Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartipasi aktif dalam mencegah penularan virus corona. Partisipasi aktif tersebut dengan cara tidak melakukan mudik dan piknik saat lebaran tahun 2020.

Selain itu, batasi perjalanan ke luar rumah/daerah lain dan tetap lakukan physical distancing (jaga jarak aman). Jasa Marga juga mengatakan, apabila terpaksa beraktivitas keluar rumah untuk melakukan keadaan penting/mendesak selalu gunakan masker.

Seperti diketahui, pasien yang terinfeksi virus corona di Indonesia terus bertambah dan kasus terkahir (Jumat, 22/5 siang) kasus virus corona telah terkonfirmasi posotif sebanyak 20.796 orang. Jumlah ini bertambah 634 orang dibandingkan dengan sehari sebelumnya. H-3 lebaran

Comment here