BeritaNasional

Himbauan Untuk Masyarakat Yang Ingin Ke Bandung Melalui Tol Purbaleunyi

moslemjourney.com – Bagi masyarakat yang ingin ke Bandung atau sebaliknya melalui Jalan tol Purbaleunyi. Dihimbau untuk berhati-hati saat melewati tol tersebut, apalagi di kilometer 130. Karena terdapat kebakaran yang diakibatkan adanya bored pile PT KCIC terkena pipa pertamina.

Dewi Sri Utama selaku Unit Manager Communication dan CSR Pertamina MOR III mengatakan bahwa pipa yang terbakar di tol Purbaleunyi merupakan penyuplai BBM jenis Premiun dari Terminal Ujung Berung ke Padalarang.

“Pipa tersebut berada di antara ruas tol Cimahi-Pasirkoja KM130,” kata Dewi yang dikutip dari Bandung.Bisnis.com.

Menurut Pratomo Bimawan Putra selaku General Manager Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, untuk memastikan keamanan dan kenyaman. Pihaknya sedang berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan rekayasa jalan.

Baca juga: Menyalip Di Jalan Tol? Ada Aturannya Juga Lho!

“Untuk memastikan keamanan dan kenyaman pengguna jalan, Jasa MArga Cabang Purbaleunyi berkoordinasi dengan Kepolisian turur melakukan rekayas lalu lintas hingga saat ini,” kata Pratomo, Selasa (22/10) yang dikutip dari Detikfinance.com.

Rekayasa lalu lintas yang dilakukan tersebut diantaranya:

  • Jalan Tol Padaleunyi arah Cileunyi saat ini ditutup. Pengguna jalan yang menuju Jalan Tol Padaleunyi arah Cileunyi dialihkan ke Gerbang Tol (GT) Baros dan GT Pasteur.
  • Jalan Tol Padaleunyi arah Jakarta dibuka kondisional untuk bahu jalan dan lajur 1 serta dilakukan pengalihan lal lintas untuk pengguna jalan yang menuju Tol Padaleunyi arah Jakarta dialihkan ke GT Pasir Koja.

Selain itu, untuk masyarakat yang ingin ke Bandung atau ke Jawa Barat lain juga dihimbau untuk mencari jalan lain serta melalui jalan alternatif lain. Karena dapat membahayakan diri serta kesehatan. Dalam keadaan tersebut biasanya juga dapat terjadi kecelakaan, karena terdapat kendaraan yang ingin buru-buru sampai tujuan dan menyalip sesuka hati.

Baca juga: Ingat ! Jarak Aman & Batas Kecepatan Kendaraan

Untuk bisa menghindarinya, mungkin bisa melakukan hal berikut ini.

  • Dahului menyalip kendaraan dari sebelah kanan, namun apabila dalam keadaan mendesak/darurat mendahului dari jalur kiri;
  • Dahulukan mobil yang berjalan dengan kecepatan cepat;
  • Hindari kendaraan dari “Pembalap” tol yang menyalip suka-suka;
  • Jangan kembali saat melihat kedipan lampu;
  • Patuhi batas maksimal dan minimum di setiap ruas tol.

Comment here