ArtikelCampurFinansialJournalLifestylePilihanRekomendasiTips

Hati-Hati, Ini Alasan Mengapa Liburan Malah Menyebabkan Perceraian

Moslemjourney.com – Liburan biasanya menjadi salah satu upaya untuk melepas penat dan menyegarkan pikiran. Selain itu liburan juga kerap menjadi sarana untuk bersilaturahmi dengan keluarga. Tapi tak pernah terpikirkan ya Sobat Mojou, kalau liburan ternyata bisa menimbulkan risiko perceraian.

Sebuah penelitian menyebutkan, bahwa tingkat perceraian pada pasangan malah meningkat lebih tinggi dan terus meningkat setelah liburan. Hal tersebut terjadi karena di antara pasangan sering ada kesalahpahaman dan ketegangan masing-masing.

Selain itu, faktor-faktor lain yang menyebabkan perceraian adalah karena adanya pengeluaran yang meningkat saat melakukan perjalanan, kewajiban keluarga dan juga beban keuangan.

Lebih lanjut, studi yang dilakukan Profesor Julie Brines di Universitas Washington pada 2015 mengungkapkan terkadang alasan pasangan untuk pergi berlibur adalah untuk meredakan konflik dan mencoba mendekatkan diri. Namun ternyata langkah tersebut gagal dan membuat konflik makin meningkat.

Nah, jadi apa sih sebenarnya alasan perceraian makin meningkat usai liburan? Sobat Mojou penasaran? Berikut beberapa alasannya.

1. Masalah Keuangan

Uang memang tidak selamanya membawa kebahagiaan. Buktinya, masalah keuangan malah menjadi salah satu faktor penyebab perceraian pasca liburan. Biasanya pasangan tidak menyadari pengeluaran uang saat melakukan liburan. Tiba-tiba setelah dihitung, biaya selama liburan membengkak. Tidak heran, jika pasangan jadi bertengkar dan menimbulkan konflik yang berujung perceraian.

2. Konflik Keluarga

Apakah pasangan Sobat Mojou tidak disukai oleh anggota keluarga? Jika iya, terkadang agar pasangan Sobat Mojou bisa disukai dengan keluarga, pasti Sobat Mojou akan mengajaknya untuk berlibur bersama keluarga besar. Hal tersebut bertujuan agar pasangan bisa semakin dekat dan akrab. Tapi akhirnya liburan malah menjadi berantakan karena muncul konflik antara pasangan dan keluarga. Maka hati-hati, konflik tersebut bisa menimbulkan perceraian

3. Upaya Rekonsiliasi

Banyak kasus perceraian gagal akibat upaya rekonsiliasi yang berhasil. Untuk itu, biasanya liburan menjadi salah satu upaya rekonsiliasi agar hubungan membaik. Dengan berlibur, diharapkan pasangan dapat berdamai dan menyelesaikan perbedaan. Tapi, sering juga terjadi akibat liburan upaya rekonsiliasi malah makin memburuk dan menyebabkan perceraian.

4. Kendala Selama Liburan

Liburan terkadang membuat pasangan kesal. Terutama untuk perjalanan yang membutuhkan waktu lama serta ditambah dengan waktu tunggu di bandara yang lama, penundaan pesawat yang tidak terduga dan juga pergantian penerbangan. Hal itu membuat menghasilkan komunikasi dengan pasangan memjadi panas dan memperburuk hubungan. Akhirnya liburan malah menjadi masalah hingga menimbulkan petaka.

Comment here