BeritaNasional

Dua Hari Kedepan Matahari Berada Di Atas Kabah, Saatnya Mengecek Arah Kiblat Kembali

Mengecek Arah Kiblat

Moslem Journey – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyerukan mengecek arah kiblat pada 27 – 28 Mei 2020 sore. Pengecekan arah ini disebkan karena selama dua hari kedepan, matahari akan melintas tepat di atas Kabah.

Dilansir dari media online Tempo, kejadian ini dapat membuat arah kiblat salat berubah. Menurut Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Agus Salim, peristiwa alam ini akan terjadi pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA.

Agus mengatakan, bayang-bayang benda apapun/dimanaun yang berdiri tegak lurus (vertikal) dapat mengarah lurus ke arah Kabah. Peristiwa ini disebut Istiwa A’dham atau Rashdul Qiblah (waktu matahari di atas Kabah), bayangan benda yang terken sinar matahari menunjuk arah kiblat salat.

Untuk dapat menverifikasi arah kiblat salat, perlu beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni alat yang menjadi patokan bayangan, tempat atau alas yang datar, serta jam pengukuran yang sesuai dengan tempat keberadaan pengukuran.

Cara Mengecek Arah Kiblat Dengan Sinar Matahari Langsung

  • Siapkan benda lurus vertikal, seperti tongkat, spidol, atau penggaris kayu panjang.
  • Letakkan atau tancapkan benda vertikal tersebut secara tegak lurus pada tanah atau lantai sebelum matahari tepat berada di atas kabah.
  • Pastikan benda vertikal tersebut berada di tempat (tanah atau lantai) yang datar.
  • Selain itu, pastikan juga benda vertikal ini terkena sinar matahari dan menghasilkan bayangan ke sekitar.
  • Kemudian, tandai arah bayangan yang dihasilkan benda tersebut.
  • Arah kiblat mengarah dari ujung bayangan menuju batang yang telah ditancapkan, seperti gambar di bawah ini.

Cara Mengecek Arah Kiblat Dengan Online

Selain menggunakan sinar matahari langsung, untuk mengecek arah kiblat salat  juga dapat memanfaatka smartphone atau secara online, yakni dengan menggunakan aplikasi/website seperti Google Maps, dan Global Positioning System (GPS).

1. Menggunakan website sejenis Google Maps

Untuk dapat menentukan kiblat salat menggunakan aplikasi/website sejenis google maps, salah satunya dengan . Cukup dengan melakukan pencarian tempat keberadaan, akan memperlihatkan arah kiblat salat dengan garis merah.

2. Menggunakan GPS

Dengan teknologi sistem navigasi berbasis satelit atau GPS, arah kiblat salat dapat ditentukan. Sebab GPS didukung oleh ratusan satelit yang selalu mengorbit di luar angkasa. Dengan dukungan tersebut, GPS dapat mennetukan arah kiblat atau kabah di Mekah lengkap dengan koordinatnya.

Comment here