BeritaPilihan

Diminta Ganti Rugi, PLN Hanya Minta Maaf!

PLN Harus Tunduk Terhadap Aturan

MoslemJourney – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengungkapkan bahwa PLN harus segera memberikan hak atau kompensasi terhadap masyarakat yang terdampak pemadaman listrik. Dikarenakan, pemadaman listrik yang terjadi, sudah merugikan masyarakat dari berbagai sisi.

Rida Mulyana selaku Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, ketentuan itu sudah berlaku dalam Peraturan Menteri ESDM nomor 27 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan. Dia meminta, PLN tunduk terhadap aturan itu.

“Pelanggan yang merasakan hal itu berhak menerima kompensasi. Itu tanggung jawabnya (PLN) tidak cukup minta maaf, kalau kurang (dalam) melayaninya, ya harus kompensasi,” adjustment ucap Rida  dengan nada tegas di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/9) dikutip dari beberapa sumber.

Baca Juga : Kementrian Perhubungan Kembali Menyinggung Aturan Ganjil Genap

Rida pun mengasumsikan PLN harus meroboh kocek mencapai Rp1 triliun untuk kompensasi dari kejadian pemadaman listrik tersebut.  Nilai itu diduga berdasarkan formula yang diatur dalam Peraturan tersebut.

“Dalam hitungan Rp1 triliun (total) Kompensasi yang dikeluarkan, berdasarkan (formula) Permen 27,” tambahnya.

Sebelumnya, PLN menegaskan, bakal memberikan kompensasi langsung ke masyarakat pelanggan yang merasakan dampak pemadaman listrik.

Kompensasi bakal diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif dan sebesar 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik (Non adjustment). Penerapan ini akan diterapkan untuk rekening bulan depan.

Khusus untuk pra bayar, pengurangan tagihan disamakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Pemberian kompensasi bakal dibagikan pada saat pelanggan memberi token berikutnya (pra bayar).

Kemudian,  khusus untuk pelanggan premium, PLN bakal memberikan kompensasi sesuai Service Level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama.

MoslemJourney



Comment here