BeritaPilihan

Dekrit Terbaru Raja Salman Akhirnya Hapus Visa Progresif Umrah

Moslem Journey – Dekrit terbaru Raja Salman berisi tentang penghapusan visa progresif umrah. Menteri Saudi untuk Haji dan Umrah, Dr. Mohammad Salih Bentin menyampaikan terima kasih kepada Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammad bin Salman terkait dengan dekrit terbaru yang merestrukturisasi visa kunjungan, haji dan transit.

Baca juga: 5 Negara Asia Dengan Penduduk Beragama Islam Terbanyak

“Dekrit kerajaan merupakan bagian dari visi Arab Saudi untuk memfasilitasi kedatangan muslim dari seluruh dunia guna menunaikan ibadah haji dan umrah.” ucap Bentin.

Bentin mengungkap, jika penambahan dekrit menandakan Arab Saudi telah siap untuk menambah jumlah jamaah haji dan menyangkut proyek besar infrastruktur dan pengembangan layanan di Mekah dan Madinah.

Bentin juga mengatakan bahwa dekrit tersebut akan mendukung upaya pencapaian salah satu tujuan terpenting dari rencana Visi Saudi 2030. Yaitu, dapat menerima 30 juta jamaah umrah pada tahun 2030 dan memberikan pelayanan yang maksimal sehingga jemaah dapat melakukan ibadah dengan nyaman dan tenang.

Sebelum penghapusan visa progresif umrah, 14 September 2018, aturan baru visa progresif ditetapkan menjadi lima tahun yang sebelumnya dua tahun. Artinya, bagi jamaah yang sudah umrah sejak 2013 dan akan melaksanakan umrah tahun 2018 maka akan dikenakan tambahan visa progresif.

Baca juga: 5 Negara Asia yang Menjadi Favorit Wisatawan

Baca juga: Upaya Bangkitkan Industri Syariah Islam dan Halal di Muslim Lifefest 2019

Artinya, bagi jamaah umrah yang berangkat lagi dalam rentang waktu lima tahun setelah melakukan umrah akan dikenakan tambahan biaya sebesar 2.000 Riyal atau sekitar Rp 8 juta dengan kurs rupiah. Aturan tersebut juga sempat kembali menjadi ditetapkan menjadi 2 tahun. Hingga kini dekrit terbaru menghapuskan biaya umrah berulang (visa progresif).

Berdasarkan catatan Kementrian Agama (21/9/2017 – 10/9/2018), ada 1.005.000 orang di Indonesia yang berangkat untuk menunaikan ibadah umrah. Bahkan, sepanjang semester I 1440 Hijriyah atau (September 2018-Februari 2019), sudah ada sekitar 534.000 peserta umrah yang berangkat ke Tanah Suci. dengan adanya pengumuman penghapusan visa progresif umrah, angka tersebut akan terus bertambah.

Dilansir Tribunnews, Kementerian Agama memproyeksikan jumlah peserta umrah tahun 1440 Hijriyah bakal naik dibanding tahun sebelumnya.

Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Noer Alya Fitra mengatakan, tren peserta umrah terus naik setiap tahunnya.(cm)

 



Comment here