BeritaNasional

Dampak Virus Corona, Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan Diadakan Secara Online

Ilustrasi Keputusan Rapat Koordinasi Menteri - Moslem Journey

Moslem Journey – Sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1441 H akan diadakan secara online atau melalui konferensi video oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag).

Pelaksanaan sidang tersebut akan dilakukan oleh Bimas Islam Kemenag sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona ke para anggota sidang isbat yang hadir.

Dilansir dari Detik, Direktur Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin memaparkan, peserta dalam sidang isbat tersebut akan dihadiri dengan peserta yang terbatas.

“Sidang isbat awal Ramadhan dengan video konferensi akan menjadi bagian upaya Kemenag dalam mencegah penyebaran virus corona, oleh karena itu sidang akan di gelar dengan kehadiran peserta terbatas dan selebihnya secara video konferensi,” Kata Kamaruddin.

Kamaruddin menyebutkan kalau sidang akan dimulai sebelum datangnya waktu maghribm tiba pada 23 April 2020. Kemudian, sidang akan diawali dengan pemaparan terkait posisi hilal oleh pihaknya.

“Sidang dimulai sebelum magrib tiba dengan diawali dengan pemaparan posisi hilal awal Ramadhan 1441 H oleh Cecep Nurwendaya,” Kata Kamaruddin.

Kamaruddin menyebutkan, penentuan awal Ramadhan akan disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi melalui konferensi pers. Sementara untuk proses sidangnya akan digelar secara tertutup.

“Setelah maghrib di Jakarta, sidang penetapan awal Ramadhan akan diadakan secara tertutup dan hasilnya akan diumumkan oleh Menag Fachrul Razi melalui jumpa pers,” ujar Kamaruddin.

Selain itu, pihaknya juga sedang mengkaji untuk menyediakan video konferensi pers untuk para awak media, sehingga tim media dapat mengikuti perkembangan sidang isbat melalui kantornya masing-masing.

Kamaruddin menuturkan bahwa peserta yang akan hadir di Kantor Kemenag akan dibatasi untuk beberapa perwakilan dari instansi-instansi pemerintah terkait.

Peserta yang turut hadir di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Badan Hisab Rukyat (BHR).

Selain peserta yang hadir di Kantor Kemenag, Kamaruddin mengatakan, undangan yang lain akan mengikuti secara online atau komunikasi dalam jaringan (daring).

Undangan yang akan datang ke sidang isbat yakni perwakilan MUI, DPR, dan Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama Cecep Nurwendaya. Untuk penjabat eselon I dan II yang di undang untuk datang ke sidang hanya dari Ditjen Bimas Islam.

Sedangkan undangan lainnya dapat mengikuti sidang isbat melalui online atau saluran komunikasi dalam jaringan (daring) yang akan disiapkan oleh timĀ  Kemenag.

Comment here