BeritaNasional

Arahan Presiden Dalam Percepatan Penanganan Virus Corona

Percepatan Penanganan Virus Corona

Moslem Journey – Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) memberikan sejumlah arahan percepatan penanganan virus corona yang telah dilanda Indonesia hampir 4 bulan lamanya .

Hingga saat ini, sejumlah daerah di Indonesia masih dilanda wabah virus corona yang dirasakan sejak awal bulan Februari lalu. Jokowi meminta ke instansi pemeritah terkait untuk membuat terobosan baru yang dapat dilihat oleh masyarakat.

Dengan demikian, terobosan percepatan penanganan virus corona tersbut dapat memberikan dampak yang berarti terhadap pengendalian virus corona serta dampaknya yang dirasakan oleh masyarakat.

Dalam rapat terbatas percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/6), Jokowi meminta kepada daerah-daerah yang mulai ke kondisi new normal, harus betul-betul mengikuti prosedur yang berlaku.

“Kemudian, untuk daerah-daerah yang mulai masuk kondisi new normal dapat melalui tahapan yang mengikuti secara benar, mulai dari pra kondisi serta timingnya kapan,” kata Jokowi yang dilansir dari media online Bisnis, Senin (29/6).

Presiden meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan panduan new normal kepada pemerintah daerah. Dengan demikian pra kondisi, penentuan waktu relaksasi, dan penentuan sektor prioritas dapat dilakukan secara tepat.

Kemudian, Jokowi juga kembali mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, sosiolog, antropolog terlibat dalam komunikasi publik untuk tidak ada lagi terjadinya perebutan jenazah yang positif virus corona oleh keluarga.

“Saya kira, jenazah positif virus corona harus kita jaga supaya tidak rebut oleh keluarga dan tidak terjadi lagi setelah ini,” kata Jokowi.

Jokowi juga menyoroti soal sosialisasi pemeriksaan virus corona kepada masyarakat. Dia berharap pemerisaan ini dapat menekan penolakan tes PCR ataupun rapid test oleh masyarakat.

Jokowi juga meminta untuk percepatan pembayayan pengembalian (reimbursement) untuk pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan Covid-19. Dia mengingakat untuk menyederhanakan prosedur yang berbelit-belit.

“Pembayaran klaim rumah sakit, insentif tenaga medis, Insentif petuga lab harus dilakukan secepanya. Kita nunggu apa lagi? Anggaran sudah ada,” kata jokowi.

Arahan yang paling penting dalam rapat ini, Jokowi meminta kepada seluruh pemerintah pusat dan daerah untuk dapat pengendalian yang terintegrasi dan terpadu. Jangan ada lagi ego di sektoral, kementerian atau lembaga, dan kedaerahan.

“Apalagi instansi dalam pemerintah pusat dan daerah berjalan sendiri-sendiri, saya kira hal tersebut harus sudah kita hilangkan,” kata Jokowi.

Comment here