Uncategorized

600 Eksportir, 4.000 Pertemuan Bisnis dalam Sehari: Peluang UKM Halal Malaysia di MIHAS 2026

Bayangkan 4.000 pertemuan bisnis terjadi hanya dalam satu hari. Itulah yang berlangsung hari ini di MIHAS 2026, ketika 600 eksportir Malaysia dipertemukan langsung dengan 450 buyer internasional dari 58 negara lewat International Sourcing Programme (INSP). Bagi UKM halal Malaysia, ini bukan sekadar pameran — ini kesempatan bisnis yang datang sekali setahun.

Berbeda dari pameran dagang biasa yang mengandalkan pengunjung datang sendiri ke booth, INSP bekerja lewat sistem pre-arranged meeting — pertemuan bisnis yang sudah dijadwalkan dan dicocokkan sebelumnya berdasarkan kebutuhan buyer dan produk yang ditawarkan eksportir. Sistem ini dirancang untuk mengonversi minat buyer yang sudah melalui seleksi ketat menjadi pesanan ekspor nyata, bukan sekadar ajang tukar kartu nama. Chairman MATRADE, Dato’ Seri Reezal Merican Naina Merican, menyebut INSP sebagai “mesin utama dan jiwa dari MIHAS” — bukan pelengkap acara, tapi inti dari keseluruhan strategi ekspor yang dibangun lewat MIHAS.

Salah satu yang menarik dari data tahun ini: permintaan buyer premium justru banyak merambah ke luar sektor F&B — masuk ke bahan baku khusus, bioteknologi, keuangan syariah, logistik, hingga pendidikan. Bagi eksportir yang selama ini fokus di satu sektor, ini sinyal untuk mulai melihat peluang diversifikasi produk atau layanan yang bisa ditawarkan ke pasar halal global. Komposisi buyer tahun ini juga mencerminkan perpaduan pasar tradisional dan non-tradisional, dengan Asia Timur Laut dan ASEAN sebagai basis terbesar, diikuti representasi Afrika yang terus tumbuh — artinya peluang pasar baru pun ikut terbuka lebar bagi eksportir yang jeli membaca peluang.

Bagi eksportir yang belum sempat hadir secara fisik hari ini, INSP juga punya komponen virtual yang berjalan dari 1 April sampai 30 November 2026, dengan hingga 150 buyer internasional berpartisipasi dari jarak jauh. Artinya, peluang business matching ini nggak berhenti di hari pembukaan saja — masih ada ruang untuk terhubung dengan buyer sepanjang tahun, bahkan bagi eksportir yang baru berencana ikut serta setelah MIHAS 2026 usai.

“Program strategis ini selalu jadi katalis langsung bagi pelaku usaha lokal, membuka akses mereka ke jaringan dagang global bernilai tinggi dan mendorong pertumbuhan ekspor jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Reezal Merican. Dengan kata lain, INSP dirancang bukan cuma untuk transaksi sekali jalan, tapi untuk membangun hubungan dagang yang berkelanjutan antara eksportir Malaysia dan buyer global.

MIHAS 2026 sendiri merupakan edisi ke-22 sejak pertama digelar pada 2004, tercatat sebagai pemegang rekor Guinness World Records, dan mencakup 14 sektor industri halal — memberi ruang luas bagi eksportir dari berbagai lini bisnis untuk ambil bagian, bukan cuma sektor makanan dan minuman.

Moslem Journey akan terus mengikuti perkembangan INSP dan MIHAS 2026 sepanjang empat hari acara. Ikuti terus liputan lengkapnya.

Ilham Pradipta

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Uncategorized

Malaysian Companies Invited to Register for INSP MIHAS 2026, More than 500 international buyers from 55 economies have confirmed participation

KUALA LUMPUR, 08 JULY 2026: The Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE) invites Malaysian companies to seize new global business
Uncategorized

MALAYSIA’S GLOBAL HALAL VISION TAKES CENTER STAGE AS JAKIM AND MATRADE CO-UNVEIL GHaS 2026

KUALA LUMPUR, 24 AUGUST 2026 (MONDAY) – The Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE) and the Department of Islamic Development