ArtikelPilihan

4 Fakta pada Hari Tasyriq

Hari raya Idul Adha atau bisa disebut hari raya Idul Qurban jatuh pada 10 Dzulhijjah. Dimana manusia diperintah untuk melakukan ibadah kurban. Ibadah kurban adalah kegiatan menyembelih hewan kurban untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Setelah Idul Adha tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah disebut hari Tasyrik. Pada hari Tasyriq ummat muslim dilarang berpuasa.

4 Fakta Menarik Hari Tasyriq

1. Larangan berpuasa

Umat muslim dilarang berpuasa, karena hari Tasyriq merupakan hari makan dan minum. Hal itu tercantum dalam hadits nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Dari Nubaisyah Al Hudzalli, ia berkata bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Hari tasyriq adalah hari makan dan minum” (HR. Muslim no 1141). Kalau ummat muslim di Indonesia mempunyai kebiasaan mengadakan makan-makan hasil daging qurban baik itu diolah menjadi rendang, sop, gulai bahkan dibakar menjadi sate.

2. Hari mendendeng

Tasyriq itu artinya mendendeng atau menjemur hewan kurban di tengah terik matahari. Maka dari itu kenapa disebut hari Tasyriq, karena pada hari-hari itu umat muslim terdahulu tidak memiliki pendingin, untuk mengawetkannya perlu dijemur atau didendeng.

3. Hari melempar jumroh

Umat islam yang sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci sedang memasuki tahap melempar jumrah di Jamarat, Mina, Arab Saudi. Maka ummat muslim yang sedang khusus menetap di Mina untuk mendekatkan diri kepada Allah, beribadah dan melempar jumrah juga tidak diperkenankan berpuasa.

4. Hari untuk berdzikir

Selain menjadi hari yang dianjurkan untuk makan dan minum, hari Tasyriq adalah hari yang dianjurkan untuk memperbanyak dzikir yaitu takbir dan sebagainya.” Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Hari-hari Tasyriq adalah hari-hari untuk menikmati makanan dan minuman, serta hari-hari untuk berdzikir kepada Allah Ta’ala.” (HR. Muslim). Jadi tidak hanya sekedar makan-makan saja ya, Sobat Mojou.

Al-Hafizh an-Nawawi rahimahullaah berkata, “Dalam hadits tersebut menunjukkan disukainya (disunnahkan) untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari itu (hari-hari tasyriq), berupa takbir dan yang lainnya.” (Lihat Syarh Shahih Muslim). Baik takbir muthlaq ( dimanapun kapanpun tanpa terikat waktu ) maupun takbir muqayyad ( takbiran setelah sholat fardhu). Baik di masjid, di jalan, di rumah, maupun di pasar. Demikianlah sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang sering dilalaikan oleh kaum muslimin sendiri

Empat hal di atas merupakan fakta menarik dari hari Tasyriq yang harus kamu ketahui. Menjawab alasan kenapa sih pada setiap hari Tasyriq kamu tidak diperkenankan untuk berpuasa. Untuk kamu Sobat Mojou, selamat menyantap hidangan kurban bersama keluarga!

 

 

Comment here