ArtikelHistoryPilihanTahukah Kamu

3 Negara Ini Juga Pernah Memindahkan Ibu Kotanya!

Moslemjourney.com– Jakarta (26/08/19) lalu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengumumkan perpindahan Ibukota yang semula berada di Jakarta menjadi di Kalimantan Timur. Dua kabupaten yakni Paser Utara dan sebagian wilayah di Kutai Kartanegara menjadi pilihan Presiden untuk ibukota baru Indonesia. Sebelumnya Presiden menyebut lokasi ibu kota pada salah satu provinsi di Pulau Kalimantan. Pilihannya saat itu antara lain Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Pemilihan ibukota berlangsung sangat cepat karena pembahasannya baru dilakukan pemerintah April lalu.

Jokowi saat itu tidak sendiri. Beliau didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumulo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor turut hadir dalam konferensi pers yang diadakan di Istana Kepresidenan ini. 

Indonesia bukan satu-satunya negara yang memindahkan ibukotanya ke wilayah lain. Berdasarkan berkas Kementerian PPN/Bappenas mengenai Rencana Pemindahan Ibu kota Negara, berikut adalah 5 negara yang memindahkan ibukotanya ke wilayah lain lengkap dengan sederet alasannya :

1. Sejong, Korea Selatan

Luas                              : Luas 7.300 ha 

Periode pembangunan : 2005-2030 

Sempat dimentahkan oleh Mahkamah Konstitusi pada tahun 2004, Kementerian Korea akhirnya berhasil dipindahkan dari Seoul sebanyak 18 dari total 22. 18 Kementerian tersebut meliputi Kementerian Strategi dan Keuangan, Kementerian Pertanian, Pangan dan Urusan Desa, Kementerian Lingkungan, Kementerian Agraria, Infrastruktur dan Transportasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, dan Kementerian Tenaga Kerja. Alasan dijadikannya Sejong sebagai ibu kota ini adalah untuk merendahkan kepadatan di Seoul dan memeratakan tingkat pembangunan ekonomi.

Baca Juga : Alasan Presiden Jokowi Memindahkan Ibu Kota Negara Indonesia Dari Jakarta

2. Putrajaya, Malaysia

Luas                               : 4.900 Ha

Periode Pembangunan : 1996 – 2001 (5 tahun untuk pusat pemerintahan)

Memiliki keinginan untuk memisahkan pusat bisnis dan administrasi pemerintahan, Malaysia akhirnya mengambil keputusan untuk memindahkan ibu kotanya ke wilayah lain. Hingga pada tahun 1999, sebuah wilayah di pilih dan diresmikan menjadi ibu kota baru. Namanya Putrajaya, diambil dari nama Perdana Menteri Pertama Malaysia, Tunku Abdul Rahman Putra. Sempat menjadi perdebatan karena terbentur krisis ekonomi tak membuat keputusan ini goyah. Saat ini, Putrajaya masih menjadi pusat administrasi sementara Kuala Lumpur sebagai pusat bisnis Malaysia.

3. Canberra, Australia

Luas                              : 814 km2

Periode Pembangunan : 1901 – 1927 (26 tahun) Tahap 1

Sejak abad ke-19 , Melbourne dan Sydney telah menjadi kota terbesar di Australia. Dengan kekuatannya yang besar di masing – masing wilayah, Australia menjadi kesulitan untuk menentukan ibu kota. Pemerintah sempat mengadakan sayembara untuk desain dan konsep untuk wilayah yang sudah ditentukan sebagai ibu kota, Canberra. Kota yang semula hanya terlihat hutan dan pengunungan ini menjadi diiisi oleh bangunan-bangunan modern. (ans)

Baca Juga : 4 Wisata Alam Kalimantan Timur, Calon Ibukota Baru

Comment here